Budidaya Tanaman Jeruk

Budidaya Tanaman Jeruk

Belakangan ini, budidaya tanaman jeruk melalui pot menjadi salah satu kegiatan yang digemari oleh banyak kalangan. Terlebih jika mengingat hobi bercocok tanam adalah aktivitas pelipur penat.

Selain itu, bagi pegiat aktivitas ini juga dapat memperoleh hasil yang melimpah. Pada jumlah dan musim tertentu, bahkan hobi ini memberi omset yang menjanjikan.

Merawat tanaman jeruk tidak jauh berbeda dengan membudidayakan jenis tabulampot lainnya. Bahkan perawatan yang harus Anda aplikasikan pun menyerupai saat Anda menanam bunga.

Nah, bagi anda yang berminat untuk mengembangbiakan jeruk di dalam pot, berikut adalah tips selengkapnya untuk Anda.

Cara Menanam Jeruk

budidaya jeruk yang mudah dan melimpah
croatia.hr

1. Media Tanam

Pastikan Anda mengetahui komposisi yang tepat ketika berkeinginan untuk menanam jeruk di dalam pot. Referensi mengenai jumlah tanah, pupuk, hingga media tanam lain seperti perangsang pertumbuhan harus diukur dalam jumlah yang tepat.

Teknik tersebut akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan buah, bahkan menentukan masa panen tanaman jeruk.

Campuran yang wajib Anda gunakan ialah pupuk, pasir, dan tanah. Masukkan ke dalam pot. Kemudian, buatlah lubang di bagian tengah. Tambahkan pupuk kandang atau KCL dengan perbandingan 2:2:1.

Setelah itu, pastikan anda mengambil media tanam yang lembab. Jika tanah yang Anda pakai kering, berilah sedikit air. Ada baiknya jika Anda menggunakan pot berbahan porselen atau plastik.

2. Pemilihan Bibit Jeruk

Tanaman jeruk yang dijual di pasaran sangat beraneka ragam. Bahkan dengan jenis varietas tertentu, Anda bisa mendapatkan jeruk yang berbeda, baik dari segi ukuran maupun variasi rasa.

Nah, yang patut Anda ketahui ialah bagaimana bibit tersebut dikembangbiakkan.

Terdapat banyak metode untuk memperbanyak bibit jeruk. Trik paling alami ialah dengan menyemai dari biji.

Namun pertumbuhan biji hingga siap tanam lambat. Oleh karena itu, Anda direkomendasikan untuk menanam jeruk okulasi atau sambung pucuk.

Teknik okulasi dipercaya mampu mempercepat pembuahan. Dengan perawatan secara rutin, bahkan pohon jeruk sudah dapat berbuah kurang dari satu tahun.

3. Cara Menanam Jeruk

Setelah Anda menyiapkan media dan bibit unggulan. Selanjutnya, mari simak bagaimana langkah budidaya tanaman jeruk yang baik dan benar.

  1. Pastikan bagian dasar pot memiliki lubang untuk sirkulasi air dan udara. Jika lubang pada pot sangat besar, Anda bisa menutupinya. Budidaya tanaman jeruk ini bertujuan agar pupuk dan air yang diberikan tidak luntur bersama tanah dari dalam pot. Lubang yang kecil saja sudah cukup untuk menghalau agar tidak menggenang.
  2. Isi sepertiga pot dengan media tanam yang sudah Anda siapkan.
  3. Pangkas bagian akar bibit okulasi sebelum ditanam untuk mempercepat pertumbuhan akar baru.
  4. Lubangi bagian tengah media tanam. Kemudian, masukkan bibit ke dalam lubang media tanam. Tutup kembali lubang media hingga seluruh bagiannya tertutupi.
  5. Berikan penyiraman dengan kadar air agar tanah basah. Hindari penyiraman tanaman jeruk secara berlebihan karena memungkinkan bibit membusuk. Jika sudah begini, impian anda memiliki tanaman hias akan mati.
  6. Pengendalian Hama

Hampir tidak mungkin jika anda tidak mendapati tanaman mulus tanpa serangan belalang atau ulat bulu. Bahkan untuk gulma dan rumput liar.

Untuk mengatasi permasalahan tanaman ini, Anda dapat menggunakan pupuk organik maupun pupuk kimia.

Untuk pupuk organik Anda bisa membuat sendiri dari berbagai bahan. Terdiri dari dedaunan dan ramuan khusus.

Referensi merawat tanaman jeruk ini bisa Anda peroleh dari internet dan buku-buku khusus. Anda juga bisa melakukan penginfusan dengan terramycin.

Tips menanam jeruk lainnya dapat anda praktekkan dengan memangkas daun dan ranting yang berdekatan. Cara ini cukup efektif untuk mencegah adanya penularan hama.

Jika Anda sudah mengaplikasikan serangkaian tips dari kerabat atau komunitas budidaya jeruk tempat Anda bergabung.

4. Panen

Tahap ini merupakan waktu paling dinanti setelah berusaha menanam jeruk di dalam pot. Umumnya, jika tips-tips di atas sudah Anda lakukan dengan benar anda bisa mendapatkan hasil panennya dalam usia 8 bulan.

Buah jeruk sudah layak panen apabila kulitnya sudah berwarna kuning, lunak, dan jika dijentikkan dengan jari akan mengundang suara yang nyaring.

Apabila tanaman jeruk ini Anda khususkan untuk konsumsi pribadi, maka hindari memetik jeruk saat belum masak. Bisa jadi masih ada rasa masam dan justru tidak termakan.

Jika hasil panen yang anda peroleh banyak, tidak ada salahnya Anda menawarkan kepada tetangga atau memasang iklan di situs jual beli online.

Buah dari tanaman jeruk organik lebih diinginkan karena lebih sehat. Gaya hidup vegetarian turut berpengaruh pada angka permintaan ini. Berikut tips memanen jeruk yang bisa lakukan:

  1. Ambil buah saat pagi hari atau matahari belum terik. Ini penting guna menjaga nutrisi tetap baik.
  2. Potonglah tangkai buah sekitar 2 mm. Untuk mencegah patahnya tangkai yang lain.
  3. Gunakan wadah atau keranjang lunak agar tidak menembus kulit jeruk. Letakkan buah secara perlahan.

Itulah 4 tips budidaya tanaman jeruk di dalam pot. Selamat mencoba. Semoga berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *