Cara Menanam Strawberry

Strawberry, ya, siapa yang suka melihat jenis berry dengan warna merah muda menyala ini? Kondang dengan kandungan antioksidan dan vitamin A, strawberry juga menyuguhkan beragam manfaat khusus bagi kesehatan dan kecantikan tubuh anda. Tak ayal jika penggemar tanaman ini memilih untuk membudidayakan sendiri di rumah.

Budidaya strawberry tidak jauh beda dengan menanam bunga. Bedanya, Anda akan mendapatkan hasil berupa buah. Jika Anda tidak mempunyai cukup lahan, Anda bisa memanfaatkan polybag.

Namun, Anda pun harus menerapkan sejumlah langkah agar hasil panen melimpah. Selengkapnya, berikut cara menanam strawberry yang benar.

Cara Menanam Strawberry dengan Polybag

budidaya strawberry dengan polibag

1. Bibit

Bakal tanaman strawberry bisa Anda peroleh melalui bibit dan biji. Jika anda memilih untuk menggunakan bibit, maka Anda harus mencari sulur yang sudah tua dan berakar.

Biasanya, tanaman strawberry secara berkala akan melahirkan bakal tanaman, yang membesar seiring dengan berjalannya waktu.

Taruhlah satu polybag kecil agar sulur tersebut memperoleh nutrisi. Selanjutnya tunggu hingga bakal bibit tersebut berakar. Pindahkan apabila sulur tersebut sudah berakar.

Apabila anda lebih tertarik untuk menanam strawberry melalui biji. Anda dapat mengiris bagian buah dengan bintik-bintik kecil.

Baca Juga: Budidaya Tanaman Jeruk

Letakkan di atas tanah selama beberapa hari. Jika berhasil, nantinya bibit tersebut akan tumbuh dengan sendirinya.

2. Pot atau polybag

Wadah yang Anda paka sebenarnya bebas. Bahkan Anda dapat menggunakan plastik bekas minyak atau deterjen sebagai wadah budidaya strawberry ala rumahan.

Tetapi jika Anda menggunakan pot dengan alasan estetis, itupun sebetulnya tidak masalah.

Pilihlah pot berdiameter 7-20 cm. Ukuran ini bertujuan agar tanah yang tertampung pada pot cukup untuk berkembangbiak bagi budidaya tanaman strawberry.

Jangan lupa, untuk memberi lubang pada bagian bawah, hal ini berlaku untuk semua jenis pot yang Anda pakai.

Pastikan hanya ada 1 atau 2 buah pohon saja di tiap potnya. Dan tanamlah strawberry pada bagian pinggir polybag.

Trik tersebut berguna apabila strawberry berbuah akan menjulur ke bawah. Sebab jika buah strawberry menyentuh tanah, buahnya berpotensi mengalami kebusukan.

3. Posisi tanam

Setelah Anda memperoleh bibit, anda juga harus mengetahui langkah budidaya strawberry. Pindahkan sulur yang sudah berakar ke pot, plastik, atau polybag.

Jika bibit yang Anda tanam berjumlah satu, anda bisa menanamnya di bagian tengah. Namun jika bibit yang Anda pakai berjumlah dua, maka tanamlah di bagian pinggirnya.

Timbun batang dengan memadatkan tanah secara perlahan. Apabila Anda menjumpai ada bibit dalam posisi tidak tegak.

Anda bisa menyangganya dengan lidi atau kayu berukuran kecil. Kayu ini akan membantu strawberry tumbuh lurus seiring dengan perkembangannya. Kayu dapat dibuang apabila tanaman strawberry sudah menjulur ke atas.

Cara menanam strawberry pada proses penanaman selanjutnya ialah menyiram. Kelembaban bibit harus terus dijaga.

Baca Juga: Budidaya Melon Lanjaran

Berilah air secara rutin sekali sehari selama 7-15 hari berturut-turut. Porsi penyiraman dapat Anda tambah apabila tanah terlihat kering.

4. Siangi Daunnya

Anda tentu menginginkan buah strawberry yang besar dan manis bukan?. Tips yang luput Anda perhatikan ialah membuang daun-daun yang sudah tua.

Daun yang dibiarkan saja dalam jumlah banyak akan mengurangi asupan nutrisi untuk bakal buah.

Ada baiknya jika penyiangan ini anda lakukan 1-2 minggu sekali. Daun yang sudah tua bisa Anda kumpulkan.

Nantinya, daun tersebut bisa Anda olah menjadi pupuk organik. Bagi tanaman sejenis yang Anda punya.

Selain daun, budidaya strawberry juga perlu mengurangi jumlah buah. Pastikan tidak lebih dari 3 buah yang ada di satu pohon.

Mengapa demikian? Semakin banyak buah yang ada, semakin kecil pula ukuran strawberry ketika masak.

5. Pemupukan

Pemberian zat gizi bagi strawberry tidak jauh beda dengan tanaman ala rumahan lainnya. Disarankan menggunakan pupuk fruitop nasa karena menggunakan bahan alami sehingga aman. Jenis yang paling kerap digunakan ialah pupuk kandang.

Selain itu, Anda bisa menggunakan sedikit MSG agar strawberry yang anda tanam subur. Namun pastikan mengetahui tata cara dan kadar yang diperlukan.

Pemberian pupuk harus dilakukan secara ideal dengan takaran yang benar.

6. Pemberantasan Hama

Hama seperti ulat adalah musuh utama bagi kelangsungan budidaya strawberry di dalam pot atau polybag. Tersedia beragam jenis obat yang dapat anda gunakan.

Bahkan anda bisa membelinya di situs jual beli online dengan harga terjangkau.

Apabila Anda menginginkan obat alami, Anda dapat memanfaatkan campuran dedaunan. Bahan ini dapat ditumbuk atau diolah hingga berbentuk cairan dan di semprotkan pada daun yang terkena hama.

Jika Anda menjumpai daun tua dimakan hama, sebaiknya langsung dibuang. Namun jika ulat memakan daun yang masih muda, campuran air teh yang sudah diendapkan selama semalaman bisa anda jadikan sebagai solusi jitu.

Itulah 5 cara menanam strawberry pada pot yang mudah dan murah. Selamat mempraktikkan di rumah. Jangan lupa share info di atas ke kerabat atau teman dekat. Semoga berhasil.

Leave a Comment