Bunga Teratai

Apa yang terlintas dalam pikiran Anda saat mendengar kata bunga teratai? Sebagian besar orang akan menjawab bahwa teratai adalah bunga cantik yang tumbuh di dalam air.

Ya benar, fakta tersebut tidak salah. Akan tetapi, hal itu juga tak sepenuhnya benar.

Teratai adalah jenis bunga yang tumbuh di kawasan Asia yang kerap juga disebut sebagai Water Lily atau Lily Air.

Anda bisa coba menanam teratai bahkan dari bijinya, lho! Simak beberapa serba-serbi tentang bunga air ini untuk informasi selengkapnya.

Jenis Kembang Teratai

Teratai memiliki beberapa jenis atau varian. Masing-masing varian memiliki ciri yang berbeda antara satu dengan lainnya.

1. Nymphaea Alba (Teratai Putih)

Varian satu ini memiliki bunga berwarna putih dengan benang sari kuning terang pada bagian tengahnya.

Umumnya, jenis teratai putih dapat hidup dalam perairan yang tenang yang memiliki kedalaman air hingga 150 cm. Jenis ini banyak ditemukan di Timur Tengah dan Afrika Utara.

2. Nymphaea Gigantea Violacea

Jenis teratai Gigantea Violacea merupakan salah satu dari varian yang memiliki kombinasi warna yang cerah.

Umumnya terdapat perpaduan warna biru dan ungu, dengan gradasi putih pada kelopaknya. Ia dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis seperti Australia dan Papua Nugini.

3. Nymphaea Ampla

Secara sekilas, kembang teratai satu ini mirip bentuknya dengan Alba. Hanya saja, kembangnya berbentuk oval meruncing dengan diameter sekitar 7-18 cm.

Daunnya juga cukup lebar, hampir  mencapai  50 cm, dengan ciri khas gerigi lancip pada ujungnya.

4. Nymphaea Calliantha Conard

Conard  memiliki warna terang ungu kebiruan pada mahkotanya,  tak jarang ada dominasi warna pink tua pada bunga lainnya.

Lily Air jenis ini adalah bunga yang berasal dari benua Afrika. Saat mekar sempurna, bunga Conard bisa mencapai diameter 15 cm.

5. Nymphaea Colorata

Bunga teratai satu ini berasal dari Afrika Utara, dengan kelopak bunga yang didominasi warna biru tua dan ungu yang menawan hati. Jenis Colorata umumnya memiliki kelopak tunggal sebanyak 15-17 buah.

6. Nimphaea Tetragona

Nimphaea Tetragona menjadi salah satu jenis Lily Air yang banyak tumbuh liar pada genangan air dalam kolam.

Umumnya, kembang jenis ini justru dijadikan tanaman hias karena kecantikannya. Penyebarannya berada di Asia, Amerika, China, juga Indonesia.

Ciri khasnya berwarna putih dengan daun seperti perisai. Spesies Tetragona juga dipercaya memiliki sifat kimiawi dan mempunyai efek farmakologis yang bisa digunakan sebagai penurun panas alami.

Cara Menanam Teratai Paling Mudah

Salah satu cara paling mudah dalam menanam teratai yakni dari bijinya langsung. Biji teratai bisa Anda dapatkan di toko tanaman dan toko bibit yang banyak bertebaran di kota Anda.

Kemudian lakukan beberapa langkah berikut ini untuk menanam kembang teratai di rumah.

  1. Siapkan biji bunga yang akan ditanam
  2. Kupas biji bunga yang akan ditanam, dengan mengiris kulit luar yang berwarna hitam, hingga terlihat warna putih.
  3. Rendam biji yang sudah dikupas tersebut dalam wadah yang telah diisi air. Pada dasarnya tanaman ini akan tumbuh dalam air, maka tak perlu tambahkan tanah ke dalam wadahnya.
  4. Selama proses menunggu tunas, pastikan Anda mengganti airnya 2x sehari, pada pagi dan sore hari.
  5. Letakkan wadah biji bunga teratai di dekat jendela atau lokasi yang mendapatkan sinar matahari pagi. Jika dirasa panas telah menyengat, pindahkan wadah agar benih tetap terjaga kesegarannya.
  6. Tunas akan tumbuh dalam kurun waktu 4 hari, kemudian akan muncul akarnya dan daunnya dalam waktu 2 minggu. Saat inilah kembang teratai siap dipindah pada lahan air yang sedikit lebih besar dengan media tanah sebagai pendukungnya.
  7. Saat dipindah ke media tanah, Anda dapat merendam tunas teratai tersebut hingga batas daun paling rendah. Usahakan agar daun tidak terendam dalam air agar tidak merusak pertumbuhannya.
  8. Pemberian pupuk bisa Anda lakukan setelah 2 minggu benih teratai dipindah ke media tanah dan air di atasnya. Hal ini bertujuan untuk memberikan nutrisi baik untuk teratai Anda.

Tips Perawatan Teratai di Rumah`

Setelah penanaman selesai, tugas Anda belum usai. Lakukan perawatan untuk menjaga bunga Lily Air ini bisa berbunga dengan sempurna. Apa saja hal yang harus dilakukan?

  1. Memastikan kadar air dalam kolam tidak berkurang secara signifikan. Jika perubahan debit air berkurang drastis, maka akan berpengaruh pada teratai yang ditanam
  2. Memberikan pupuk NPK khusus tanaman dalam 3 bulan sekali. Anda bisa menggunakan wadah tisu sebagai alas, kemudian taburkan satu sendok makan pupuk, kemudian dibenamkan ke dalam kolam yang berisi teratai.
  3. Jika kolam Anda juga berisi ikan, hindari memelihara teratai bersamaan dengan ikan mas, gurame atau ikan koki. Jenis ikan tersebut adalah hewan pemangsa tanaman
  4. Hewan yang kerap datang untuk mengganggu pertumbuhan teratai adalah siput. Pastikan Anda memeriksa hama satu ini untuk menjaga teratai tetap aman.
  5. Menjaga kebersihan kolam juga sangat penting. Ganti air kolam, minimal 2 minggu sekali agar tidak membentuk lumut yang akan mengganggu pertumbuhan teratai.

Nah, setelah mengetahui serba-serbi bunga teratai mulai dari jenis hingga penanaman, apakah kini Anda mulai berpikir untuk merawat kembang air satu ini? Memandang bunganya bisa memberikan ketenangan hati alami bagi siapa saja yang ingin menanamnya di rumah.

Leave a Comment