Bunga Telang

Namanya bunga Telang, tumbuh liar di pekarangan atau tepi hutan. Umumnya berwarna ungu kebiruan atau biru keunguan. Bunga cantik satu ini memang sedap dipandang. Tak heran, kembang telang kerap jadi salah satu rujukan untuk pewarna makanan.

Fakta Kembang Telang

Kembang Telang belum banyak dikenal sebelum abad ke 17. Awal mula ditemukannya bunga satu ini yakni ketika seorang bernama Jacob Breyne, seorang pengamat tanaman, terpesona pada si cantik ungu ini.

Setelahnya, bunga ini dinamakan Clitoria Ternatea, karena bentuk fisiknya mirip klitoris perempuan dan berasal dari Ternate. Benar saja, akar telak menghasilkan banyak nodul atau benjolan, yang berfungsi sebagai tempat bakteri untuk mengikat oksigen.

Beberapa penelitian yang terkait dengan kembang telang memperlihatkan hasil yang baik untuk menyehatkan lahan kritis. Ketika sebidang tanah ditanami telang, dalam 180 hari setelahnya, kandungan organik N, P, K, pada tanah cukup meningkat tajam.

Cara Tanam Kembang Telang dalam Pot

Meski umumnya tumbuh liar, kembang telang bisa Anda tanam di dalam pot di rumah. Berikut cara tanamnya lebih lengkap.

  1. Siapkan wadah untuk menanam kembang telang
  2. Isi pot telang menggunakan pasir dan pupuk kompos dalam perbandingan 1:1 dalam kondisi cuaca sejuk dan lembab
  3. Tanam bibit telang ke dalam tanah, kemudian siram hingga lembab. Telang menyukai tanah berpasir dengan nilai pH antara 6,6 sampai 7.5
  4. Pastikan tanah memiliki drainase yang baik dan rutin melakukan pemupukan 1-2 kali dalam 1 tahun dengan pupuk cair.
  5. Umumnya telang akan berbunga dalam jangka waktu sekitar 3-6 bulan sejak penanamannya.

Perawatan Kembang Telang

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat merawat bunga telang adalah sebagai berikut.

  1. Hindari penyiraman teleng yang berlebihan, karena terlalu banyak air akan membuat bibit tak bisa tumbuh dan cepat mati
  2. Jika sudah berbunga, seringlah  memangkas ujung tangkainya akan tidak berkaki panjang dan tumbuh terlalu lebat
  3. Pemangkasan termasuk dalam menghilangkan komponen daun atau tanaman yang mati, rusak, atau sakit, sehingga tak dapat dipertahankan
  4. Beberapa hama pengganggu seperti kutu daun, tungau, atau laba-laba semak, dapat diatasi dengan semprotan pestisida dengan kadar rendah.

Manfaat Kembang Telang

manfaat Bunga Telang
idntimes.com

Kembang Telang memiliki banyak manfaat dan khasiat, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Mengatasi Gangguan Kecemasan

Bunga ungu cantik ini sangat baik menjadi pereda kecemasan ketika dikonsumsi bersamaan dengan aktivitas yoga. Hasil yang dirilis dalam jurnal Ancient Science of Life menyatakan khasiat teh telang yang dikonsumsi setelah yoga mampu mengurangi anxiety disorder hingga 70 persen.

2. Meringankan Depresi

Dalam sebuah studi kasus, penelitian tentang ekstrak kembang telang ternyata menghasilkan 25 senyawa phytocomp dari etanolnya. Di dalamnya juga terdapat asam linolenat dan asam palmitat yang cukup manjur sebagai salah satu campuran untuk meringankan depresi dan stress.

Asam linolenat juga dapat mengontrol kolesterol dalam darah, sehingga dapat pula sebagai pelindung sistem saraf pusat dari kerusakan. Asam palmitat  besifat antioksidan yang salah satu fungis pentingnya sebagai elemen antidepresan.

3. Antioksidan yang Baik untuk Tubuh

Keberadaan antioksidan dapat melindungi sel sehat dalam tubuh agar bisa berfungsi normal. Salah satu tumbuhan yang cukup baik sebagai penyumbang antioksidan adalah bunga teleng.

Ekstrak metanol dalam kembang teleng sangat baik digunakan sebagai sumber antioksidan tubuh. Jika digunakan dalam jangka panjang, maka manfaatnya dapat mencegah dan mengurangi penyakit degeneratif.

4. Dapat Mempercepat Penyembuhan  Luka

Manfaat lainnya dari kembang telang yakni sebagai sarana penyembuhan luka yang lebih cepat. Salah satu kandungan ekstraknya yang bernama flavonol glikosida dan senyawa feloniknya ampuh untuk mengurangi rasa sakit karena luka.

 5. Mengurangi Peradangan

Selain sebagai campuran bahan yang bagus untuk penyembuhan luka,   kembang teleng  juga bagus untuk  mengurangi peradangan. Senyawa pada telang mengandung 50 persen asam oleat yang umumnya didapati dari minyak zaitun. Senyawa ini juga baik untuk mengurangi risiko kanker.

6. Menyehatkan jantung

Khasiat lain dari kembang telang yakni bisa mengurangi penyebab naiknya kolesterol. Jika angka hiperlipidemia berkurang, maka tentu akan lebih menyehatkan jantung. Selain itu, bunga telang dipercaya mampu menaikkan kadar grisliserida dalam tubuh.

7. Mengatasi Gejala Diabetes

Ketika diujikan kepada hewan, kembang telang mampu menyerap gula dalam darah dengan cepat. Hal ini akan membuat angka gula darah pada hewan tersebut berada dalam kadar yang normal, sehingga dapat disimpulkan hal ini juga akan bermanfaat jika digunakan untuk manusia.

8. Membantu mengatasi asma

Ekstrak  kembang telang bisa membantu mengurangi gejala asma dan bronkitis. Banyaknya kandungan antioksidan dan antiasthmatic dipercaya bisa menjadi salah satu alasan untuk terus mengonsumsinya secara teratur.

Cara Membuat Teh Kembang Telang

Untuk dikonsumsi, Anda bisa menggunakan kembang telang sebagai campuran membuat teh. Bagaimana caranya?

  1. Ambil panci berikan air secukupnya. Ambil 1 batang telang untuk 250 ml air. Anda bisa menggandakan jumlah bunganya sesuai air yang direbus.
  2. Campurkan gula batu ke dalam rebusan telang
  3. Tunggu hingga mendidih, sisihkan
  4. Anda dapat menyajikan menu teh, kemudian tuang air rebusan telang
  5. Tambahkan gula atau madu sesuai selera
  6. Teh telang siap dihidangkan

Beragam fakta, cara tanam dan perawatan bunga telang di atas semoga bisa menambah wawasan Anda pada tanaman satu ini.

Tetap perhatikan kesehatan Anda dengan rutin mengkonsumsi kembang telang atau beragam ekstraknya yang sudah banyak tersedia di pasaran.

Leave a Comment