Budidaya Porang

Tanaman Porang merupakan tanaman penghasil umbi yang mana memiliki nilai ekonomi tinggi. Hal tersebut diketahui dari beberapa petani yang berhasil meraup banyak uang dan untung budidaya porang.

Sama halnya dengan tanaman lainnya, tanaman porang juga membutuhkan perhatian dan perawatan terbaik agar bisa tumbuh secara maksimal.

Jika Anda tertarik dengan tanaman yang satu ini tentu bisa mencoba untuk budi daya dalam skala kecil terlebih dahulu.

Selain itu, cari tahu juga berbagai macam informasi mengenai tanaman porang dan cara yang digunakan, agar tanaman porang berhasil memberikan keuntungan secara maksimal. Berikut ada beberapa penjelasannya.

Mengenal Tanaman Porang

Tanaman porang merupakan salah satu jenis tanaman yang masuk pada umbi-umbian dan spesies Amorphophallus Muelleri Blume.

Porang memiliki kandungan glucomanan atau zat di dalam bentuk gula kompleks serta serat larut dari ekstrak akar tanaman yang cukup banyak.

Bisa dikatakan jika porang merupakan salah satu tanaman lokal yang berasal dari Indonesia dan dapat ditemukan pada Pulau Jawa.

Terlebih lagi pulau Jawa memiliki kontur tanah serta iklim yang sangat cocok untuk pertumbuhan porang.

Tanaman porang memerlukan naungan bisa tumbuh. Umbi yang berasal dari tanaman porang bisa diolah jadi bahan pangan.

Artinya Anda bisa memanfaatkan porang ke dalam bentuk lainnya untuk dijadikan bahan pangan dan lainnya. Porang tentu bisa jadi alternatif makanan pokok selain nasi.

cara menanam porang

Bukan hanya itu saja, umbi porang bahkan bisa digunakan untuk beberapa hal lainnya. Seperti halnya dengan  bahan baku untuk pembuatan kosmetik, obat-obatan, serta bahan baku industri.

Bagaimana cukup banyak bukan manfaatnya?

Morfologi Porang

Batang yang ada pada tanaman porang mempunyai bentuk tegak, lunak, serta halus, dan warnanya hijau maupin hitam ditambah bercak putih.

Satu batang yang memiliki bentuk tegak lurus, umumnya akan pecah menjadi tiga batang sekunder serta beberapa tangkai daun.

Perkembangan morfologinya yakni berupa daun tunggal dengan bentuk menjari dan ditopang oleh satu tangkai daun berbentuk bulat.

Pada tangkai dari daun biasanya akan keluar umbi batang sesuai dengan musim pertumbuhannya.

Syarat untuk Budidaya Porang

Sebelum menanam porang Anda perlu mengetahui syarat yang perlu dilakukan terlebih dahulu. Syarat tersebut setidaknya ada 4 yakni jenis tanaman, keasaman dari tanah, iklim, dan kondisi lingkungan.

Sebab tanaman porang bisa tumbuh dengan baik jika gembur serta tergenang oleh air.

Bahkan kadar dari keasaman tanah atau pH tanah harus ada pada di rentang 6 hingga 7. Pasalnya tanaman porang memerlukan tanaman lain agar bisa tumbuh.

Selain itu perhatikan juga tingkat kerapatan tanaman yang jadi inang maupun tempat bagi tanaman porang untuk bernaung.

Beberapa jenis tanaman dari porang yang baik untuk menaungi tanaman porang yakni pohon mahoni, pohon jati, serta sono.

Tanaman porang akan jauh lebih baik apabila ditanam di tanah pada ketinggian 100 sampai 600 meter di atas permukaan laut.

Cara Mengembangbiakan

Sama halnya dengan tanaman lainnya, tanaman porang juga membutuhkan cara tersendiri untuk dikembangbiakan. Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk budidaya porang.

1. Dari Katak maupun Bulbil Porang

Katak atau yang dikenal dengan bulbil porang memiliki warna coklat kehitaman yang mana biasanya akan muncul di bagian tangkai dan bagian pangkal daun.

Saat panen nantinya Anda dapat mengumpulkan katak lalu disimpan hingga musim penghujan.

2. Dari Buah atau Biji

Dalam kurun waktu kira-kira 4 tahun porang biasanya akan mulai berbunga. Kemudian berubah menjadi buah maupun biji.

Satu tongkol buah atau yang dikenal umbi porang dapat menghasilkan 250 butir biji. Anda bisa menggunakannya sebagai bibit, hanya saja memang perlu disemai dahulu

3. Dari Umbi

Umbi porang yang memiliki ukuran kecil bisa Anda dapatkan melalui hasil pengurangan porang yang telah rapat. Hasil pengurangan dari tanaman porang ini dapat dikumpulkan lalu dimanfaatkan untuk bibit.

Sedangkan umbi porang dengan ukuran besar dapat dibelah terlebih dahulu jadi beberapa bagian. Jika sudah bagian tersebut dapat Anda tanam pada lahan yang sudah disiapkan.

Cara Tanam Porang

Tanaman porang akan baik jika ditanam saat musim hujan. Awalnya memang cara menanam porang dilakukan dengan memasukkan bibit porang yang sudah siap ke dalam lubang tanaman.

Namu  perlu diperhatikan letak dari bakal tunasnya. Bakal tunas wajib menghadap ke arah atas.

Lalu di setiap lubang tanah yang sudah siap tadi Anda isi dengan satu bibit porang. Jarak tanam masing masing bibit adalah 1 meter kali 1 meter.

Jika sudah selesai Anda bisa menutup kembali lubang tadi denga  tanah kira-kira dengan ketebalan 3 cm.

Di atas tadi adalah beberapa hal mengenai budidaya porang. Jika Anda sudah selesai melalui tahapan menanam porang maka selanjutnya adalah merawat porang dengan  baik dan benar agar bisa memberikan hasil maksimal sesuai harapan.

Setidaknya perlu dipupuk satu tahun sekali pada musim hujan dengan takaran pupuk urea 10 gram serta 5 gram SP 36.

Leave a Comment