Pepaya California

Pepaya California

Sebuah produk pertanian yang tengah menjadi hits di dunia tani adalah pepaya yang berasal dari California. Buah yang satu ini  sangat terkenal hingga penjualannya menjadi salah satu penjualan pepaya dengan harga tertinggi dan jumlah terbanyak.

Untuk menambah wawasan Anda tentang pepaya California, berikut beberapa hal  yang perlu Anda pahami.

Perbedaan Pepaya Lokal dengan Pepaya California

Pepaya tersebut memiliki pohon yang lebih pendek daripada pepaya pada umumnya. Selain itu, buah yang dihasilkan juga lebih tebal dan lebih kenyal.

Rasa manis juga menjadi salah satu daya tarik pepaya ini yang membuatnya sangat diminati di Indonesia.

Pada umumnya, pohon pepaya akan berbuah setelah usia 6 bulan atau lebih. Hal tersebut tentu akan sangat lama apabila Anda berada pada sektor produksi.

Dengan kultur dari negeri Paman Sam ini, Anda akan menyingkat waktu produksi menjadi lebih cepat dan hasil yang lebih bagus.

budidaya pepaya
timeturk.com

Diakui atau pun tidak, pepaya California ini sudah punya segmen tersendiri dalam proses penjualannya.

Biasanya para petani langsung menjualnya kepada tengkulak yang mendistribusikan barang dagangannya ke supermarket ataupun mall.

Jadi besar kemungkinan bahwa proses ini harus berjalan secara kontinyu. Keuntungan yang didapatkan tentu tidak sedikit.

Mengingat supermarket akan membayar lebih mahal daripada pasar konvensional untuk sebuah barang yang berkualitas tinggi.

Belum Dikenal Kalangan Masyarakat

Sayangnya pepaya ini masih belum dikenal di Indonesia secara menyeluruh. Masih banyak perkebunan pepaya di Indonesia yang belum mengetahui bahwa pepaya tersebut dapat dibudidayakan di Indonesia.

Padahal pepaya ini asli dari indonesia dan ditemukan oleh Prof. Dr. Ir. Sriani Sujiprihati. Nah, demi tujuan branding sekaligus membedakan dengan pepaya lokal pepaya yang satu ini dinamakan sebagai pepaya California.

Kaitannya dengan profit tentu sangatlah erat. Ketika sebuah branding berhasil, serta proses produksi lancar maka yang paling mungkin terjadi adalah lompatan profit yang besar.

Kemungkinan pepaya California akan menjadi salah satu pepaya yang secara mayor dibudidayakan di Indonesia menggeser pepaya lokal. Hal tersebut terjadi bukan karena buah lokal terlalu jelek kualitasnya.

Namun lebih ke cara produksinya jauh lebih efisien dan waktu produksi akan lebih singkat. Menariknya pepaya California ini, hanya memiliki tinggi pohon sekitar 1 setengah sampai 2 meter.

Apalagi akan dimudahkan? Tentu saja petani dalam proses pemanenannya. Ketika proses panen juga lebih mudah maka dapat dipastikan petani akan menghemat upah buruh karena proses panen yang tidak memerlukan terlalu banyak orang.

Cara budidayanya yang mudah juga merupakan salah satu nilai plus yang dapat diambil dari pepaya California.

Cara Menanam Pepaya dari Biji

pemilihan bibit pepaya yang baik

Ketika Anda hanya memiliki biji pepaya, maka Anda harus membuat bibit sendiri untuk menanam pohon pepaya. Caranya sangatlah mudah dan pasti dapat dilakukan oleh semua orang tanpa perlu memiliki basic pertanian.

  • Siapkan biji
  • Rendam selama 24 jam
  • Taruh di atas tisu selama kurang lebih 24 jam
  • Pindahkan biji yang sudah berkecambah
  • Isi polybag dengan tanah dan pupuk kandang 1:1
  • Pindahkan dna nungi dengan para net
  • Bibit usia 1 bulan sudah siap untuk pindah tanam.

Persiapan Lahan

Setelah bibit siap tentunya Anda harus melakukan persiapan lahan sebelum menanamnya. Untuk itu, Anda harus membersihkan lahan dari gulma ataupun rumput liar sebelum menanam pepaya.

Pepaya California ini memiliki sifat yang mudah tumbuh dan bandel terhadap cuaca. Jadi Anda tak perlu khawatir pepaya yang Anda tanam tidak akan tumbuh. Caranya adalah:

  • Cangkul tanah agar gembur
  • Buat lubang 2.5 meter sebagai jarak tanam untuk pertumbuhan maksimal
  • Gunakan media tanah + pupuk kandang 1:1
  • Berikan pupuk npk sebulan sekali.

Pepaya ini akan mulai berbunga pada usia 3 bulan. Hal tersebut tergolong cepat mengingat tumbuhan pepaya biasa akan berbunga setelah berusia 6 bulan lebih.

Masa Panen Pepaya

Ketika sudah saatnya panen pepaya ini akan berbuah sangat banyak dan ukurannya tidak terlalu besar. Hal tersebut memang wajar karena pepaya yang satu ini punya kecenderungan buah yang lebih manis serta daging buah yang lebih tebal.

Meski ukurannya tidak terlalu besar kualitas buah dari pepaya tersebut dapat diadu dengan kualitas buah pepaya lokal lainya.

Apabila ingin jaminan sukses, sangat disarankan untuk membeli bibit yang sudah tumbuh berusia 1 sampai 1 setengah bulan saja. Hal tersebut tentu berkaitan dengan proses pembuatan bibit yang tidak sederhana.

Meskipun terlihat muda pembuatan bibit perlu ketelitian yang baik. Akan lebih bijak apabila Anda ingin segera memiliki pohon tersebut, maka Anda perlu membeli bibit yang siap tanam.

Dilihat dari urusan bisnis, pepaya California punya potensi untuk tumbuh menjadi komoditas yang bagus di Indonesia.

Apabila Anda memiliki lahan yang cukup luas dan tidak terpakai ada baiknya Anda mulai mencoba melakukan kultur pepaya tersebut untuk dijadikan kebun industri pepaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *