Natural Gliocladium Nasa

Dewasa ini, banyak petani yang lebih memilih menggunakan budidaya pertanian organik jika dibandingkan dengan non organic.

Hal ini karena budidaya pertanian organic merupakan budidaya yang bebas dari pestisida dan bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan hidup di sekitarnya.

Adanya konsep pertanian organic ini nyatanya telah distandarkan dengan mengikuti panduan SNI 6729:2013.

Secara umum, istilah dari pertanian organic ini merupakan suatu sistem budidaya tanaman yang memanfaatkan beberapa bahan alami serta tanpa bahan kimiawi buatan manusia.

Hal inilah yang membuat banyak petani mulai menggunakan bio-fungisida seperti Gliocladium. Selain jenis jamur tersebut, ada pula jenis jamur lainnya yang biasa digunakan dalam bidang pertanian seperti Tricoderma.

Kedua jenis jamur tersebut ialah cendawan antagonis terhadap cendawan yang bisa menyebabkan penyakit pada suatu tanaman.

Nah, contohnya adalah Fusarium sp yang bisa menimbulkan penyakit layu di berbagai jenis tanaman seperti cabai, terong atau tomat.

Cara kerja dari Gliocladium Nasa

Cara kerja dari Gliocladium dan Tricoderma terhadap Fusarium ini ialah dengan mengendalikan perkembangannya dengan cara menghambat munculnya racun yang disebabkan oleh Fusarium sendiri sehingga menyebabkan tanaman tersebut sakit.

Natural Gliocladium Nasa
nutribuddy.com

Mekanisme antagonistic yang terjadi dalam cendawan antagonis tersebut melalui beberapa mekanisme seperti kompetisi, antibiosis serta hiperparasitisme.

Dengan adanya manfaat yang dimiliki oleh jamur tersebut, tentu akan membantu Anda untuk mengatasi penyakit layu yang biasanya menyerang beberapa tanaman.

Ternyata, cara membuat Gliocaldium atau Tricoderma ini cukuplah mudah. Anda harus menyiapkan beberapa bahan dan alat yang dibutuhkan. Penasaran? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Cara Membuat Cliocaldium atau Tricoderma

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 400 gram dedak
  • 600 gram serbuk gergaji halus
  • Alkohol 70%
  • Kantung plastik tahan panas dengan ukuran 1 kg
  • Inokulum (starter) Gliocaldium atau Tricoderma dalam media PDA (Potato Dextrosa Agar)
  • Air secukupnya (20% dari media campuran).

Alat-alat yang dibutuhkan:

  • Kompor
  • Baskom dengan ukuran besar
  • Panci
  • Lilin/Bunsen
  • Sendok kecil/spatula.

Langkah pembuatan:

  1. Langkah pertama, campurkan dedak dengan serbuk gergaji dengan menggunakan perbandingan 6:4 dalam sebuah wadah baskom
  2. Setelah itu, tambahkan air ke dalamnya hingga kedua bahan tersebut tercampur rata, kadar air yang digunakan sekitar 20%
  3. Selanjutnya, siapkan kantung plastik dan masukkan media campuran tersebut ke dalamnya. Padatkan isi plastik kemudian tutup rapat ujung plastik dengan menggunakan selotip
  4. Lakukan sterilisasi bahan dengan cara dikukus selama 1,5 hingga 2 jam lamanya, atau Anda juga bisa menggunakan autoklaf selama kurang lebih 20 menit
  5. Masukkan innokulum (starter) gliocladium atau tricoderma ke dalamnya. Masukkan dengan ukuran seperempat bagian dari biakan murni ke dalam kantong media yang udah dingin. Gunakan sendok kecil atau spatula di depan lilin yang telah Anda nyalakan sebelumnya. Lakukan langkah ini di tempat yang bersih untuk menghindari terjadinya kontaminasi
  6. Setelah itu, tutuplah plastik hingga benar-benar rapat kemudian simpan di ruangan yang bersih
  7. Diamkan selama 7 hingga 14 hari lamanya hingga cendawan tersebut siap diaplikasikan untuk tanaman. Indikator jika cendawan siap digunakan ialah berwarna hitam serta tidak berbau.

Cara Pengaplikasian Gliocaldium atau Tricoderma Pada Tanaman

  1. Hal pertama yang harus dilakukan ialah dengan mencampurkan di media persemaian dengan menggunakan tanah serta pupuk kandang. Gunakan perbandingan 1:2:1
  2. Jika Anda melakukannya pada pertanaman yang ada di lapangan, Anda bisa melakukannya bersama dengan pemupukan kandang saat melakukan pemupukan dasar. Untuk dosis yang digunakan ialah 10-20 gram per lubang tanam, atau 140 kg per hektarnya (disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada)
  3. Sedangkan untuk tanaman tahunan (seperti pohon apel, durian, mangga atau jeruk) yang berumur 3 tahun dilakukan pada sekitar perakaran tanaman. Dosis yang diberikan ialah 1 hingga 4 kg tergantung pada jenis tanamannya.

Nah, dari penggunaan Gliocaldium atau Tricoderma ini, sebanyak 90% tanaman bisa terhindar dari penyakit layu serta bisa memiliki pertumbuhan tanaman yang lebih optimal.

Produk Terkait:

Jadi, bagi Anda yang mengalami masalah tanaman layu, penggunaan bio-fungisida ini menjadi pilihan terbaik yang bisa Anda lakukan.

Selain itu, cara membuatnya pun sangatlah mudah. Anda juga bisa langsung mengaplikasikannya ke tanaman dengan cara yang telah dijelaskan di atas.

Leave a Comment