Kolam Terpal

kolam terpal

Kolam terpal merupakan salah satu jenis kolam sebagai media budidaya segala jenis ikan air tawar. Pada umumnya banyak jenis kolam yang bisa Anda gunakan untuk budidaya.

Setiap jenis kolam mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jika Anda adalah pemula usaha budidaya ikan, kolam terpal merupakan pilihan yang tepat.

Mengapa kolam terpal? Karena kolam terpal sendiri memiliki kelebihan dibandingkan dengan jenis kolam lain.

Lantas apa saja itu? Berikut ini adalah beberapa informasi seputar kolam terpal untuk budidaya ikan:

Kelebihan Kolam Terpal

kolam terpal

Seperti yang sudah disinggung di atas, kolam terpal memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh kolam jenis lain. Diantaranya yaitu:

  1. Dapat diterapkan pada lahan yang sempit dan terbatas
  2. Lebih praktis dan murah dibandingkan dengan kolam beton
  3. Dapat diaplikasikan pada daerah dengan air terbatas
  4. Suhu air pada kolam terpal lebih stabil
  5. Ikan hasil budidaya dari kolam terpal lebih disukai masyarakat, hal ini karena ikan yang dipanen tidak berbau tanah
  6. Proses panen pada kolam terpal lebih mudah, karena pada  kolam terpal hanya terdapat sedikit lumpur atau bahkan tidak ada
  7. Padat tebar benih ikan pada kolam terpal lebih banyak dibandingkan dengan kolam jenis lain
  8. Proses pengolahan kolam sebelum digunakan maupun pasca panen lebih cepat. Contohnya pada kolam tanah proses pengeringan membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Sedangkan pada kolam terpal hanya satu sampai dua hari
  9. Pada ikan yang dibudidaya dengan media kolam terpal jarang sekali ditemui hama dan penyakit
  10. Persentase kelangsungan hidup ikan lebih tinggi. Kualitas air yang selalu terkontrol dengan baik, dan tidak adanya hama serta penyakit membuat ikan jauh lebih berkualitas dan segar.

Nah, berdasarkan kelebihan-kelebihan yang kolam terpal miliki, hal tersebut berpotensi panen dari budidaya ikan dapat menghasilkan untung yang maksimal.

Meski begitu, kolam terpal juga memiliki segelintir kekurangan. Diantaranya:

  • Kolam terpal rawan bocor. Namun Anda dapat mengantisipasinya dengan memberikan sekam padi di bawah terpal
  • Minimnya mineral dan ion-ion alami dari tanah
  • Air kolam kadang cepat berbau
  • Terpal mudah lapuk karena hujan
  • Tidak permanen. Umur masa pakai kolam terpal hanya sekitar 2 tahun, berbeda dengan kolam tanah atau kolam beton yang permanen.

Kekurangan dari kolam terpal tidak sebanding dengan begitu banyak kelebihannya kan?

Cara Membuat Kolam Terpal

cara membuat kolam terpal

Ikan adalah salah satu makanan yang kaya akan protein. Ikan air tawar merupakan salah satunya,. Ikan air tawar kini banyak sekali dibudidayakan dalam skala besar maupun menengah oleh para petani tradisional.

Mengingat kebutuhan pasar akan ikan air tawar yang tidak pernah padam.

Media budidaya ikan air tawar yang paling banyak digunakan oleh petani tradisional yaitu kolam terpal. Hal ini karena kolam terpal dinilai lebih efektif dan tidak terlalu membutuhkan lokasi yang luas.

Pekarangan depan atau belakang rumah pun dapat Anda jadikan sebagai lokasi budidaya.

Kolam terpal sendiri dapat Anda buat dengan kolam berada di dalam tanah maupun di permukaan tanah. Jika Anda ingin yang praktis, kolam terpal diatas permukaan tanah lebih disarankan.

Lantas bagaimana cara pembuatannya? Anda dapat menyimak langkah-langkahnya  berikut in:

  1. Siapkan 10 batang bambu dengan ukuran rata-rata 7 meter
  2. Terpal ukuran 4×6 meter
  3. Bentuk kerangka kolam. Kolam terpal diatas permukaan tanah tidak memerlukan penggalian. Anda cukup membuat kerangkanya.

Langkahnya yaitu:

  • Potong bambu dengan ukuran 2 dan 4 meter. Potong seperti akan membuat pagar rumah.
  • Raut halus bambu yang telah dipotong. Hal ini bertujuan agar permukaan bambu halus dan tidak berpotensi menyebabkan terpal bocor.
  • Rangkailah bambu menjadi pagar, dengan tingkat kerapatan bagian bawah, bagian atas boleh agak direnggangkan jika persediaan bambu terbatas. Buat menjadi ukuran 1×4 meter dan 1×2 meter masing-masing 2 buah pagar.
  • Buat patok dengan bambu pada ujung rangka. Tanam bambu agak dalam sampai bambu tidak goyang. Hal ini bertujuan agar kolam kokoh dan mampu menahan beban air.
  • Pasang kerangka dan patok kolam dengan paku kemudian diikat agar kekuatannya optimal.
  1. Pasang pipa pembuangan air. Pada daerah yang minim air Anda dapat menggunakan pompa air sebagai solusinya.
  2. Pasang terpal.

Perawatan Kolam Terpal

kolam ikan sederhana

Perawatan kolam merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada keberhasilan suatu budidaya ikan.

Kolam yang bersih dengan kualitas air yang baik menjadikan ikan tumbuh secara optimal dan menghasilkan untung yang maksimal.

Kolam terpal tidak membutuhkan perawatan yang ribet, ini cukup simple dan mudah. Adapun yang dapat Anda terapkan dalam merawat kolam terpal agar ikan dapat tumbuh dengan maksimal yaitu:

  • Sebelum terpal digunakan, cuci terlebih dahulu terpal hingga bau plastik pada terpal hilang.
  • Cek selalu kualitas air dengan penggantian air secara berkala. Caranya dengan membuang sepertiga air kolam dan mengisinya kembali dengan air bersih.
  • Selalu cek saluran air, terkadang ada sisa makanan atau benda asing yang menyangkut di sepanjang
  • Berikan pakan ikan sesuai porsi, hindari pemberian pakan yang berlebih, hal ini bisa membuat tumpukan sisa pakan pada dasar kolam. Dan berpengaruh pada kualitas air kolam.
  • Cek selalu tingkat keasaman air. Air yang ideal dihuni oleh ikan adalah dengan pH 7 sampai 8.
  • Hindari penggunaan barang-barang tajam dalam perawatan yang berpotensi terpal bocor.

Nah itulah banyaknya kelebihan dan sedikit kekurangan dari kolam terpal. Cara membuat dan perawatannya pun cukup simple kan?

Jika Anda termasuk orang yang tidak suka ribet, Anda dapat membeli kolam terpal instan di toko-toko online. Namun dengan harga yang relatif mahal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *