Ikan Hias Air Tawar

jenis ikan hias air tawar

Memelihara hewan merupakan salah satu hobi yang dapat digunakan sebagai hiburan ketika sedang bosan. Banyak sekali jenis hewan yang bisa Anda pelihara di rumah. Salah satunya adalah ikan hias air tawar.

Tentunya memelihara ikan di dalam rumah akan membuat suasana terlihat lebih berbeda. Bahkan, hewan yang satu ini juga dianggap sebagai penghibur yang baik dan dapat menghilangkan stress lho.

Nah, bagi Anda yang ingin memelihara hewan apapun siapkan segala sesuatunya dengan baik.

Ya, mulai dari tempat, makanan dan lain-lain. Begitupun dengan ikan, Anda juga harus menyediakan akuarium atau kolam yang benar-benar layak digunakan (Baca Juga: Cara Membuat Kolam Ikan). Cara merawat ikan juga sangat mudah dan simpel.

Sangat menarik bukan memelihara hewan yang satu ini? Bagi Anda yang penasaran dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini, yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Jenis-Jenis Ikan Hias Air Tawar

Sama halnya dengan ikan atau hewan yang lain, ikan hias air tawar ini juga memiliki berbagai jenis yang unik dan menarik lho.

Tentunya bentuk dan warnanya tidak kalah menarik dari jenis ikan lain. Nah, beberapa jenis ikan ini diantaranya seperti:

1. Ikan Guppy

Jenis ikan yang satu ini merupakan salah satu ikan yang paling populer di Indonesia. Ikan jenis ini berasal dari Amerika Selatan.

Ya, ikan yang satu ini mempunyai bentuk tubuh seperti seorang wanita yang sedang mengenakan rok.

Ukuran ikan ini adalah 2,5 cm jika diukur dari kepala hingga ekornya. Ikan guppy juga merupakan salah satu ikan yang mudah beradaptasi dengan kondisi lingkungan baru lho.

Tak heran jika banyak sekali orang yang menyukainya. Menariknya lagi, ikan yang satu ini sudah tersebar luas hingga ke seluruh pelosok dunia. Jadi, Anda bisa dengan mudah untuk mencari dan memeliharanya.

2. Ikan Cupang

Jenis ikan selanjutnya yang sangat populer di Indonesia adalah ikan cupang. Pasalnya, saat ini banyak sekali orang yang menjualnya.

Tentunya Anda bisa mendapatkan ikan cupang ini dengan mudah dimana saja. Mulai dari di pinggir jalan hingga di beberapa sekolah.

Ikan cupang ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan yang berukuran kecil. Ya, ukurannya hanya sekitar 2,5 cm hingga 12,5 cm.

Uniknya, ikan yang satu ini bisa menghirup udara yang tidak berada dalam air menggunakan labirin.

Selain itu, perawatan ikan yang satu ini juga sangat mudah dan simpel. Tak heran jika banyak sekali orang yang menyukainya.

Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sangat menyukai dan tertarik untuk memeliharanya.

3. Ikan Molly

Nah, ikan molly atau yang bisa disebut juga dengan ikan balon ini merupakan salah satu jenis ikan yang mempunyai perut yang buncit dan bentuk tubuh yang bulat. Jenis ikan ini sangat cocok dijadikan sebagai ikan hias akuarium.

Pasalnya, ikan hias air tawar ini mempunyai sifat yang adaptif dan cinta damai. Sehingga ikan Molly bisa dicampurkan atau disatukan dengan jenis ikan yang lain.

Tentunya ikan yang satu ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin memelihara ikan di rumah.

4. Ikan Platy

Jenis ikan selanjutnya yang bisa Anda pelihara adalah ikan Platy. Nah, ikan yang satu ini mempunyai ukuran tubuh yang kecil dan memiliki sifat cinta damai.

Sehingga ikan ini bisa digabungkan dengan ikan jenis lain.

Ikan ini juga sangat cocok diletakkan di akuarium lho. Pasalnya, ikan Platy memiliki bentuk yang unik dan lucu, sehingga dapat membuat mata terpesona saat melihatnya.

Menariknya lagi, ikan ini sangat kebal terhadap serangan penyakit dan mudah beradaptasi lho.

5. Ikan Botia

Nah, jenis ikan yang satu ini merupakan salah satu ikan yang disukai oleh kebanyakan orang. Bukan hanya orang Indonesia saja namun seluruh penjuru dunia juga menyukai ikan yang satu ini.

Pasalnya, ikan ini sangat mudah untuk didapatkan dan memiliki berbagai bentuk yang menarik.

Klasifikasi dari ikan yang satu ini diantaranya adalah ikan Botia India, ikan Botia Badut, ikan Botia  Morleti dan lain-lain.

Diantara klasifikasi ikan Botia terdapat ikan Botia khas dari Indonesia lho. Ya, salah satunya adalah ikan Botia Badut dan Macan.

Spesies ikan ini asli berasal dari Indonesia dan merupakan salah satu jenis ikan yang berhasil diekspor ke berbagai negara.

6. Ikan Black PHantom

Arti dari nama ikan yang satu ini cukup seram, karena Black PHantom memiliki arti hantu hitam. Jenis ikan yang satu ini berasal dari sungai yang dekat dengan sungai Amazone.

Ikan ini diberi nama dengan hantu hitam karena hampir seluruh tubuh ikan memiliki warna hitam kecuali pada bagian ekor.

Bentuk siripnya yang bergelambir membuat ikan ini tampak seperti hantu saat sedang berenang.

Jenis ikan yang satu ini juga sangat direkomendasikan untuk Anda lho. Selain memiliki bentuk yang unik, cara perawatannya juga sangat mudah. Anda bisa memberi makan ikan ini dengan jentik nyamuk, pallet dan cacing.

7. Ikan Discus

Ikan yang satu ini berasal dari sungai Amazon Amerika Selatan. Ikan Discus memiliki bentuk yang unik serta warna yang Indah. Sehingga sangat cocok menjadi salah satu koleksi di akuarium.

Apabila dilihat dari depan, ikan ini akan berbentuk pipih. Sedangkan jika dilihat dari samping, ikan ini akan berbentuk bulat.

Mata yang berwarna merah serta sirip yang besar dan memanjang membuat banyak orang tertarik untuk memeliharanya.

Ukuran panjang ikan yang satu ini adalah 15-25 cm. Meski unik dan menarik, akan tetapi jenis ikan ini tidak direkomendasikan untuk para pemula.

Pasalnya, teknik perawatannya harus dilakukan lebih ekstra dibandingkan dengan jenis ikan yang lain.

Tips Merawat Ikan Hias Air Tawar di Aquarium Kecil

ikan hias air tawar

Saat memelihara hewan tentunya Anda harus memperhatikan segalanya mulai dari tempat tinggal hingga makanannya.

Hal ini bertujuan agar hewan yang Anda pelihara bisa awet dan panjang umur. Nah, berikut beberapa tips merawat ikan yang baik dan benar:

1. Pilih Aquarium yang Memadai

Tips pertama yang wajib dilakukan ketika akan memelihara ikan adalah memilih akuarium yang baik dan benar.

Ya, setelah memilih ukuran akuarium pastikan jika akuarium tersebut sudah benar-benar bersih.

Jika belum bersih, maka bersihkanlah menggunakan sabun. Hal ini bertujuan agar akuarium bisa menjadi lebih kesat dan baik untuk tempat tinggal ikan. Lalu, isilah air secukupnya.

Biasanya, pengisian air dalam akuarium sebanyak tiga perempat dan jangan terlalu penuh. Anda juga perlu meletakkan beberapa batu alam pada dasar akuarium agar PH air selalu stabil.

2. Pilih Jenis Ikan yang Tepat

Apabila Anda memiliki ukuran akuarium yang tidak terlalu besar, maka peliharalah ikan dengan ukuran yang kecil saja. Jangan sampai Anda memelihara ikan dalam akuarium dan ikan tersebut tidak bisa bergerak bebas.

Nah, terdapat beberapa rekomendasi ikan yang bisa Anda pelihara di akuarium yang berukuran sedang hingga kecil lho. Jenis ikan tersebut diantaranya ikan guppy, ikan cupang dan ikan plastik.

3. Buatlah Ventilasi Udara

Ventilasi udara sangat diperlukan untuk sebuah aquarium. Pasalnya akuarium ini bisa diibaratkan sebagai rumah, jika tidak ada ventilasinya maka rumah tersebut akan pengap dan tidak ada udara segar yang masuk.

Nah, akuarium ini boleh ditutup menggunakan penutup atau apapun. Hal ini bertujuan agar ikan tidak loncat ke luar aquarium.

Namun, jangan terlalu rapat dan berikan sedikit celah ventilasi pada beberapa bagian. Seperti bagian ujung dan bagian lainnya.

4. Gantilah Air Secara Rutin

Biasanya air dalam akuarium diganti setiap satu minggu sekali. Namun, saat mengurasnya Anda tidak perlu menghabiskan air dalam akuarium tersebut. Sisakan air sebanyak 25% pada akuarium dan isi air baru ke dalamnya.

Nah, agar lebih mudah dalam mengurangi air dalam akuarium gunakanlah selang yang berdiameter 1 cm. Dengan demikian, Anda bisa mengurasnya dengan cepat dan tepat.

5. Jagalah Suhu Air

Tips selanjutnya yang wajib dilakukan adalah menjaga suhu air agar ikan tetap nyaman saat berada dalam akuarium.

Batas maksimal suhu yang harus diterapkan dalam akuarium adalah 27 hingga 28 derajat celcius.

6. Menghindari Jamur dan Penyakit

Seperti yang sudah diketahui bahwa jamur dan penyakit ikan merupakan faktor utama yang dapat mengganggu kesehatan ikan.

Jika dibiarkan saja, ikan dalam akuarium tersebut akan sakit dan cepat mati.

Tentunya Anda tidak menginginkan hal tersebut bukan? Nah, salah satu cara yang harus Anda lakukan adalah menghindari jamur dan penyakit yang ada di dalam akuarium.

Tentu saja caranya sangat mudah, yakni menambahkan 0,1% garam ikan ke dalam akuarium. Dengan demikian, ikan yang berada di dalamnya akan terhindar dari berbagai serangan penyakit dan juga jamur.

7. Stabilkan pH Air

Semua ikan hias air tawar pasti akan nyaman jika tinggal di air yang memiliki pH stabil. Oleh karena itu, usahakan air dalam akuarium Anda memiliki pH yang stabil. Nah, pH stabil air dalam akuarium adalah 7 hingga 8.

8. Hindari Sinar Matahari Langsung

Tips selanjutnya untuk merawat ikan hias air tawar adalah menghindari sinar matahari secara langsung.

Pasalnya akuarium yang terkena sinar matahari langsung akan memicu tumbuhnya ganggang hijau dalam akuarium.

Hal ini akan membuat air dalam akuarium menjadi kehijauan dan keruh. Bukan hanya tidak enak dipandang saja, hal ini juga akan mengganggu kesehatan ikan di dalamnya lho.

Jadi, letakkan aquarium di tempat yang aman dan tidak terkena sinar matahari langsung.

9. Berikan Pakan Alami

Nah, perlu diperhatikan saat akan memberi pakan ikan. Berilah pakan alami pada ikan yang berada dalam akuarium bisa menggunakan pupuk nasa, selain untuk tumbuhan bisa digunakan sebagai pakan sehat bagi ikan.

Hal ini bertujuan agar akuarium bisa selalu bersih dan terhindar dari bahan organik yang mengendap di dasar akuarium.

Ikan merupakan salah satu hewan peliharaan yang sangat populer dan banyak yang menyukainya.

Pasalnya untuk memelihara hewan yang satu ini sangat mudah dan tidak perlu dibawa ke salon dan tempat lain.

Terdapat banyak sekali ikan yang bisa Anda pelihara, seperti misalnya ikan hias air tawar.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas mengenai beberapa tips mengenai cara merawat ikan yang baik dan benar, kini Anda tidak perlu bingung lagi saat akan merawatnya. Jadi, buruan pelihara ikan sekarang juga!

Leave a Reply