Hama Kelapa Sawit

jeni hama kelapa sawit

Mengetahui berbagai macam hama dan penyakit yang sering muncul di lahan kelapa sawit, maka akan memudahkan Anda agar sejak dini melakukan pencegahan yang tepat. Sebab lain penyakit lain pula penyebab dan cara pencegahannya.

Maka dari itu, agar lebih mengenalnya berikut akan disampaikan jenis-jenis hama dan penyakit yang biasa menyerang sawit:

1. Ulat

Hama ulat  yang banyak menyerang sawit adalah ulat kantung atau ulat api. Biasanya hama jenis ini akan menyerang bagian daun sawit.

Sehingga daun sawit akan menjadi berlubang dan bahkan menghabiskannya hanya menyisakan bagian tulangnya.

hama ulat

Dengan rusaknya daun juga berpengaruh loh terhadap produktivitas sawit Anda hingga mencapai 60 persen.

Apabila hama ulat sudah mencapai 5 sampai 10 pelepah maka Anda harus segera mengendalikannya karena ini sudah masuk dalam kondisi yang kritis.

2. Kumbang

Hama jenis kumbang ini akan menyerang tanaman sawit di bagian daun yang masih muda, sehingga daun biasanya akan berbentuk menyerupai segitiga ketika sudah dewasa.

Hama kumbang mampu menurunkan produktivitas sawit hingga mencapai angka 69 persen di tahun pertama panen.

Cara mengendalikan hamish jenis ini adalah dengan menggunakan feronom yang mampu menarik serangga. Setelah kumbang terkumpul Anda bisa langsung membasminya.

3. Tikus

Hama jenis tikus ini akan menyerang sawit di bagian buahnya, sehingga mereka akan merusak buah dengan cara melubangi buah yang telah masak. Tentu saja ini akan sangat merugikan para petani sawit.

Oleh karena itu, hama tikus harus segera dibasmi dengan memanfaatkan musuh alaminya yakni burung hantu.

Penggunaan musuh ini terbilang sangat efektif dan juga ekonomis untuk membantu mengendalikan hama tikus.

4. Penyakit Busuk Bagian Pangkal Batang

Penyakit yang menyerang bagian pangkal batang ini sering juga disebut dengan Ganoderma karena penyakit ini disebabkan oleh jamur Ganoderma applanatum.

Jika terkena penyakit ini pangkal batang akan membusuk dan berubah menjadi lunak.jenis hama kelapa sawit

Penyakit ini termasuk penyakit yang dapat menular dari satu pohon ke pohon lainnya apabila ada interaksi bersentuhan dengan tanaman yang sudah terinfeksi.

Cara pencegahannya yakni dengan membersihkan lahan yang digunakan untuk menanam dari sisa pelapukan kayu.

5. Penyakit Busuk Akar

Penyakit busuk akar disebabkan oleh jamur Rizoctonia lamellifera dan juga jamur Phytium sp.

Penyakit yang satu ini akan menyerang bagian akar tanaman kelapa sawit dengan cara membuatnya menjadi busuk.

Dengan membusuknya akar akan mengakibatkan akar tidak dapat berfungsi dengan baik.

Selanjutnya hal ini juga akan berakibat pula pada pertumbuhan sawit yang menjadi tidak normal dan bahkan lama kelamaan pohon sawit akan mati.

Untuk mencegah penyakit yang satu ini, Anda bisa melakukan budidaya sawit yang baik dan benar serta harus sesuai dengan prosedur. Termasuk juga dalam hal pengelolaan tanah yang berkaitan langsung dengan akar.

6. Penyakit Bercak Daun

Penyakit ini disebabkan oleh jamur Culvularia, biasanya penyakit ini muncul dikarenakan kelebihan air siraman dan juga cara penyiramannya yang kurang tepat.

Tidak hanya itu, kebersihan di areal pembibitan yang kurang terpelihara juga turut menjadi salah satu faktornya.

Penyakit ini muncul ditandai dengan adanya bintik kuning pada daun yang telah membuka. Lama kelamaan bercak membesar dan berubah bentuk menjadi agak lonjong.

Di bagian tengah bercak juga kadang-kadang terlihat berminyak. Pengendalian yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi volume air yang digunakan untuk menyiram sementara waktu.

Lakukanlah penyiraman dengan menggunakan gembor atau secara manual yang kemudian penyiraman diarahkan kedalam tanah yang ada di polybag.

Selain itu, Anda juga harus memangkas daun yang sudah terkena penyakit ini dan semprot menggunakan fungisida.

7. Penyakit Busuk Daun

Tidak hanya bercak daun saja yang menjadi penyakit dalam budidaya kelapa sawit, daun membusuk pun bisa menjadi salah satu penyakit.

Penyakit ini biasa menyerang daun yang masih muda. Penyakit ini dapat menyebar dengan perantara angin dan juga percikan air.

hama kelapa sawit

Penyakit yang menyerang bibit berumur 2 bulan ini disebabkan karena jarak tanam kelapa sawit terlalu dekat dan juga keadaan lahan pembibitan yang terlalu lembab.

Cara mengendalikannya yakni dengan mengurangi volume penyiraman yang dapat mengurangi tingkat kelembaban.

8. Penyakit Busuk Tandan

Penyakit ini disebabkan oleh Maramius palmivorus yang awalnya jamur ini membentuk benang berwarna putih.

Benang ini sangat banyak jumlahnya sehingga akan menutupi kulit buah dan akan membentuk menyerupai payung.

Pencegahan yang bisa dilakukan agar tidak terjadi penyakit ini adalah dengan penyerbukan buatan, kastrasi dan juga sanitasi kebun.

Penyakit ini sedikit banyak akan berpengaruh terhadap hasil produksi serta kualitas dari hasil tersebut.

Selamat mencoba budidaya sawit, semoga dengan informasi yang telah disampaikan diatas dapat banyak membantu Anda dalam melakukan budidaya hingga menghasilkan sawit yang berkualitas unggul.

Mengingat Indonesia merupakan penghasil terbesar sawit sedunia, jangan sampai predikat tersebut menurun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *