Cara Menanam Bunga Seruni

Bunga seruni atau seringkali banyak orang menyebutnya sebagai bunga krisan atau serunai merupakan salah satu tumbuhan yang berbunga dan seringkali tumbuhan ini ditanam sebagai hiasan di taman depan rumah.

Bunga ini sudah dikenal sebagai bunga yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi terutama jika dikembangkan dalam ruang lingkup komersial di dalam skala industri bunga.

Biasanya orang-orang menggunakan bunga seruni sebagai dekorasi sampai ke karangan bunga.

Selain cantik, bunga seruni ini sudah dikenal sebagai bunga yang dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

Bahkan tanaman ini juga bisa bertahan di berbagai jenis tanah yang ada. Jika ingin tanaman ini cepat tumbuh, maka di tanah yang memiliki drainase yang baik.

Mengenal Bunga Seruni

Bunga seruni memiliki ciri utama yang ada pada bentuk daunnya, yaitu di bagian tepi daunnya yang memiliki celah dan bergerigi.

Celah tersebut tersusun secara selang seling di bagian batangnya. Bunga seruni memiliki sifat semak dimana habitat aslinya bisa tumbuh sampai ketinggian 30-200 cm.

Ciri lain bunga seruni diantaranya pada bagian ujung batangnya tersusun dalam tangkai yang memiliki ukuran pendek.

Bunga seruni juga tumbuh dengan posisi tegak pada bagian batangnya, batang bunga seruni sedikit lunak dan memiliki warna hijau.

Bunga seruni ini termasuk tanaman yang memiliki warna bunganya beragam diantaranya ada kuning, putih, merah, hitam, ungu, biru dan warna yang lainnya.

Tanaman ini juga memiliki batang dengan tekstur sedikit lunak seperti yang sudah disebutkan di awal, batangnya juga berbentuk bulan, tumbuh dengan tegak, bagian permukaannya sedikit kasar serta berwarna hijau.

Disekitaran cabang dan batangnya tersusun daun bunga seruni, pada bagian tepi daunnya memiliki gerigi serta memiliki celah dengan tulang daun yang menyirip.

Bentuk daunnya lonjong dan dilengkapi dengan bagian pangkalnya berbentuk bulat serta runcing pada bagian ujungnya.

Pada bagian akarnya, bunga seruni ini memiliki akar tunggang dan serabut yang sangat rentan rusak jika lingkungannya kurang baik.

Jika tanah tempat menanam bunga seruni ini memiliki drainase yang jelek, maka bagian akarnya akan lebih cepat membusuk.

Akar bunga ini bisa tumbuh dengan kedalaman sampai 30-40 cm dari permukaan tanah dan akarnya akan menyebar ke segala arah.

Tanaman bunga seruni ini dapat menghasilkan buah karena tanaman ini bisa menyerbuk sendiri dan serbuk silang.

Bentuk dari buah tanaman ini adalah lonjong dan memiliki ukuran yang kecil dan pada bagian luarnya ditutupi dengan selaput buah.

Ciri buahnya masih muda berwarna putih dan jika buahnya sudah tua akan berubah menjadi warna hitam.

Kenapa bunga seruni bisa berbuah? Itu karena tadi bahwa bunga seruni bisa menyerbuk sendiri dan penyerbukan tersebut berasal dari bunga jantan dan betina.

Sehingga di dalamnya memiliki banyak biji, bijinya berwarna coklat dan berbentuk lonjong. Biji ini bisa Anda gunakan untuk menanam bunga seruni yang lain loh.

Cara Menanam Bunga Seruni

Sekarang sudah tau kan ciri bunga seruni itu seperti apa dan sekarang jika Anda ingin menanam bunga seruni ini perlu memperhatikan beberapa tips menanam bunga seruni agar tumbuh sehat dan indah, simak tipsnya di bawah ini:

1. Perhatikan Waktu Tanam

Jika Anda salah satu yang menginginkan bunga ini menghiasi pekarangan rumah, maka jangan lupa untuk memperhatikan waktu penanamannya.

Kenapa? Karena memperhatikan kapan Anda menanam akan sangat menentukan keberhasilan bunga seruni tumbuh.

Waktu yang tepat dalam menanamnya yaitu diantara peralihan musim hujan ke musim panas.

Nah, pada waktu tersebut biasanya bisa memberikan kesempatan pada bunga untuk menumbuhkan diri & beradaptasi dengan lingkungan barunya selama beberapa bulan.

Tidak hanya itu saja, dengan memperhatikan waktu menanamnya bunga seruni akan tumbuh lebih sehat dan lebih besar pada tahun berikutnya nanti.

2. Menggunakan Tanah yang Tepat

Hal ini tidak boleh terlewat yaitu menggunakan tanah yang tepat.

Memang bunga seruni umumnya bisa bertahan di beragam jenis tanah, tapi disarankan agar cepat tumbuh dan sehat maka paling cocok bunga seruni ditanam di tanah dengan drainase baik terutama kelembabannya harus tinggi.

Meskipun ada sebuah teori dimana bung aini bisa tumbuh di tanah yang kering sekalipun, ternyata tanah kering dan keras akan mencegah akar dari tanaman ini untuk tumbuh dengan baik.

Bahkan drainase yang terlalu basah juga akan menenggelamkan akarnya.

Bagaimana cara memilih tanah yang ideal? Pertama garap tanah dengan kedalaman kira-kira 20 cm sampai dengan 30 cm. Lalu, Anda tambahkan kompos serta campurkan di kedalaman 5-10 cm.

3. Perhatikan Jarak Menanam

Ini juga tidak kalah penting, Anda harus memperhatikan jarak tanam bunganya.

Ketika Anda menanam untuk pertama kalinya, memang akan terasa renggang dan kosong, tapi hal itu tidak akan terjadi ketika sudah tumbuh. Kenapa? Karena bunga seruni bisa tumbuh besar setiap tahun.

Jadi, ingat ya untuk selalu memberikan jarak yang cukup ketika menanam untuk pertama kalinya.

4. Sinari Dengan Sinar Matahari yang Cukup

Tanaman ini termasuk tergolong tanaman yang membutuhkan sinar matahari yang cukup agar bisa tumbuh dengan baik. Minimal Anda memberikan tanaman ini sinar matahari dalam sehari selama 6 jam. Tapi, disarankan untuk memberikan banyak sinar pada tanaman ini untuk tumbuh lebih baik.

Memang tanaman ini juga bisa beradaptasi dengan sinar matahari yang sedikit. Namun, nantinya akan menghasilkan bunga yang sedikit juga.

5. Rawat dengan Baik

Cara merawat bunga seruni tidak susah kok. Anda hanya perlu menyiramnya secara teratur agar bunga seruni bisa terus berkembang dengan baik. Pastikan ketika menyiramnya harus secara merata ya agar bunganya semakin sehat.

Jika tanahnya bercurah hujan cukup tinggi, Anda tidak perlu menyiramnya sampai cuaca kembali normal atau sedikit lebih hangat.

Leave a Comment