Cara Menanam Bunga Matahari

Menanam bunga dengan tampilan menarik menjadi salah satu cara untuk mempercantik tampilan halaman rumah serta kebun Anda. Nah, Anda bisa mencoba cara menanam bunga matahari yang sederhana ini.

Bunga matahari menjadi salah satu pilihan yang terbaik jika Anda ingin membuat suasana yang ceria di halaman atau kebun rumah Anda. Menanam bunga matahari tidak sulit seperti yang Anda bayangkan kok!

Di bawah ini beberapa cara menanam bunga matahari dengan mudah. Yuk kita simak!

Menyiapkan Lahan Terbuka

Bunga matahari merupakan tanaman yang dapat berkembang dengan ketinggian antara satu sampai dua meter. Batangnya berbulu halus, serta tumbuh tegak keatas dan membengkok ke arah sinar matahari.

Jika Anda ingin menanam bunga matahari, Anda perlu menyiapkan terlebih dulu tanah kering di lahan terbuka yang memiliki banyak gambut, kompos maupun pupuk kandang.

Anda bisa mulai menyiapkan lahan di sisi utara kebun, hal ini berguna untuk mencegah batang bunga matahari yang besar agar tidak menghalangi tanaman lainnya.

Tahap Pengolahan Lahan

  • Bersihkan lahan dari hama menggunakan cangkul dan sabit
  • Lakukanlah penggemburan tanah sedalam 40 cm, agar tanaman mudah berkembang
  • Perbandingan pupuk kering yang ditambahkan yaitu 3:1
  • Membuat bedengan setinggi 50 cm, dengan lebar 140 cm, dan panjang sesuai lahan
  • Buatlah drainase agar pengairannya lancar
  • Diamkan lahan yang yang sudah dilubangi dan ditanami bunga matahari, selama beberapa minggu.
  • Memilih Bibit Sesuai dengan Keinginan

Pertama-tama Anda harus menentukan terlebih dulu jenis bunga matahari yang akan Anda inginkan, sebelum memilih bibit.

Beberapa jenis bunga matahari yang dapat dipilih yaitu Autumn Beauty, Big Smile, Early Russian, Mammoth dan masih banyak lagi.

Selanjutnya, pilihlah bibit yang memiliki kualitas bagus. Perhatikan bentuk, warna, dan ukuran benih bunga matahari yang akan dipilih.

Pilihlah bibit bunga matahari yang berasal dari indukan yang kualitasnya bagus, karena akan menghasilkan bunga yang bagus pula. Indukan bunga matahari dengan kualitas bagus, ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

  • Batangnya berkualitas, dengan batang yang basah
  • Bunganya berwarna kuning, seperti matahari
  • Daunnya berbentuk hati serta tunggal
  • Terdapat biji-bijian pada tengan bagian bunga
  • Tinggi batangnya antara satu hingga tiga meter.
  • Memperhatikan Jarak dalam Menanam Benih

Cara menanam bunga matahari yang perlu Anda perhatikan adalah jarak tanam setiap lubangnya, antara 45 sampai 50 cm.

Jarang yang longgar dan tepat dapat membuat bunga matahari memiliki pertumbuhan yang cepat. Penanaman bunga matahari untuk setiap lubangnya cukup memasukkan 2 benih saja.

Gunakanlah tangan untuk melubangi lahan, kemudian masukkan beberapa benih pada setiap lubanganya keumudian tutupi dengan tanah.

Selanjutnya, Anda bisa menyebarkan sedikit saja pupuk organik agar batang bunga yang berkembang menjadi kuat.

Siram seluruh permukaan tanah dengan air, membasahi tanah tidak perlu sampai basah kuyup cukup memberinya dengan merata.

Lindungi Bunga Matahari Dengan Botol Bekas

Hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengontrol tanaman secara berkala.

Proses penyemaian bibit merupakan tahap paling penting dari cara menanam bunga matahari. Tujuannya adalah agar calon bunga matahari yang baru mudah untuk dikontrol.

Cara untuk melindungi bibit bunga matahari agar tidak mudah rusak serta menjaga kelembabannya dari air hujan, Anda bisa menutupnya dengan botol bekas seperti botol air mineral.

Setelah tunasnya tumbuh, Anda bisa mulai melepaskan botol bekasnya.

  • Cara Merawat Bunga Matahari
  • Anda perlu menyirami bunga matahari setiap hari. Bunga matahari memerlukan cahaya matahari secara langsung selama kurang lebih 6 jam sehari. Tanaman ini memerlukan hidrasi agar membantu proses pertumbuhannya. Anda perlu memastikan bahwa permukaan tanahnya tetap lembab tetapi jangan sampai terendam air, dengan rutin menyiraminya.
  • Jika tanah pada lahan yang Anda gunakan tidak kaya akan nutrisi alami, Anda perlu menambahkan pupuk. Tanah yang tidak memiliki banyak nutrisi, akan memperlambat pertumbuhan bunga matahari. Nah, Anda bisa menggunakan pupuk organik atau pupuk alami.
  • Tumbuhan ini sangat rentan sekali dengan serangan hama dan serangga, maka Anda perlu memastikan secara terus menerus agar tanaman ini terhindar dari hama dan serangga. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan meletakkan pengusir siput pada sekitar bunga matahari, agar hama ini tidak mudah menembusnya.
  • Jika daun bunga matahari mulai terlihat menguning, Anda bisa segera menggunakan fungisida. Menuangkan sedikit air pada bunga matahari bisa menjaganya agar tidak cepat rusak.

Daun yang menguning merupakan pertanda bahwa jamur mulai menyerang tanaman Anda. Anda harus segera menangani masalah ini, agar pertumbuhannya tidak terganggu.

Manfaat Biji Bunga Matahari

1. Membantu Memerangi Osteoporosis dan Kram Otot

Dalam biji bunga matahari terkandung magnesium yang berfungsi untuk menyeimbangkan mineral kalsium dan kalium yang ada dalam tubuh.

Kandungan mineral dalam kuaci mampu mencegah pengeroposan tulang serta mengurangi sakit kepala, sembelit dan kram otot.

2. Membantu Mencegah Diabetes

Biji bunga matahari dapat membantu menghentikan lonjakan serta menurunkan gula darah yang disebabkan oleh diet tinggi gula, biji-bijian dan makanan olahan serta minuman manis.

Kandungan magnesium yang ada dalam kuaci membantu melindungi dari resiko diabetes tipe 2.

3. Menjaga Kesehatan Kulit

Kandungan vitamin E yang terdapat pada biji bunga matahari berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit.

Kandungan lipid asam lemak esensial pada kuaci mampu menjaga kulit tetap terhidrasi sehingga bebas dari kerusakan karena paparan sinar matahari dan polusi.

Leave a Comment