Cara Menanam Buncis

Buncis atau yang memiliki nama latin Phaseolus vulgaris adalah salah satu jenis tanaman sayuran buah yang termasuk dalam kelompok leguminosa. Cara menanam buncis ini sangat mudah dan cocok dibudidayakan di daerah dataran sedang sampai dengan dataran tinggi.

Ketinggian ideal untuk tanaman ini adalah 1000-15000 meter diatas permukaan laut dan dengan suhu sekitar 20-25 derajat celcius.

Namun meskipun begitu, bagi kamu yang berada di dataran rendah sekitar 400 meter di atas permukaan laut masih bisa membudidayakan tanaman ini.

Budidaya tanaman buncis ini membutuhkan cahaya matahari yang banyak dan dengan curah hujan yang sedang.

Buncis cocok dibudidayakan di awal musim kemarau dan akhir musim hujan. Karena peka terhadap genangan air, drainase lahan pada tanaman buncis harus diperhatikan.

Cara Menanam Tanaman Buncis

cara menanam buncis di polibag
bibitonline.com

Apakah Anda tertarik untuk menanam buncis di kebun sendiri? Jika iya, maka Anda bisa mengikuti langkah-langkah dan tips cara menanam buncis berikut ini:

1. Persiapkan Bibit Buncis

Langkah pertama, persiapkan bibit buncis yang unggul dan berkualitas. Dengan menggunakan bibit yang unggul, kemungkinan mendapat panen yang banyak dan berkualitas juga akan semakin tinggi.

Baca Juga: Pertanian Organik

Buncis ini memiliki varian tumbuh, ada yang tegak dan ada yang merambat, jadi silahkan pilih..

2. Persiapkan Lahan

Kemudian, persiapkan terlebih dahulu lahan untuk menanam buncis. Gemburkan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak, buat bedengan dengan lebar 80-100 cm, tinggi 10-30 cm. Kemudian lakukan pengecekan pH tanah, pastikan pH di atas 5.

3. Menanam Benih Buncis

Ketika Anda sudah memilih benih dan media tanamnya, langkah selanjutnya adalah menanam benih tersebut. Langkah awal dalam menanam buncis bisa Anda lakukan dengan mudah, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Campur tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1
  • Masukan campuran tersebut ke pot sampai ¾ pot terisi
  • Buat lubang di bagian tengahnya
  • Masukkan dua biji benih buncis atau lebih
  • Timbun dengan tanah, dan padatkan tanah
  • Siram dengan air secukupnya saja
  • Letakan di tempat yang terkena sinar matahari
  • Pantau pertumbuhan buncis.

4. Perawatan Tanaman Buncis

Selain cara menanam buncis, Anda juga harus tahu cara merawat tanaman tersebut. Meskipun buncis ini bisa tumbuh dengan mudah, namun Anda juga harus merawatnya supaya terhindar dari gagal panen atau tanaman yang terkena hama.

Perawatan tanaman buncis ini ada beberapa macam, berikut adalah cara merawat tanaman buncis yang baik dan benar supaya hasil panen optimal:

  • Optimalnya, siram tanaman buncis setiap pagi dan sore hari pada masa awal tanam. Ketika sudah mulai tumbuh, kurangi frekuensi penyiraman menjadi satu kali sehari. Anda juga harus memperhatikan drainase pada pot.
  • Ketika tanaman buncis telah berumur dua minggu sejak penyemaian, Anda harus memberikan pupuk NPK dan bokashi dengan takaran 2 sdm. Jika benih sudah tumbuh, tambah takaran menjadi 3 sdm.
  • Penyiangan ini perlu Anda lakukan setiap dua minggu sekali atau ketika tanaman liar mulai tumbuh di sekitar tanaman buncis. Ini dilakukan supaya pertumbuhan tanaman buncis tidak terganggu oleh tanaman liar tersebut.
  • Pemasangan Tiang Rambat. Opsi ini harus Anda lakukan ketika memilih buncis dengan varian tumbuh merambat. Tiang rambat ini digunakan sebagai tempat rambat tanaman buncis, karena tanaman ini bisa mencapai 3 meter, jadi memerlukan tiang untuk merambat.
  • Pemangkasan Daun dan Tunas Buncis. Pemangkasan ini bertujuan supaya nutrisi yang diserap tanaman buncis lebih optimal dan bisa menghasilkan buah yang lebat. Daun yang dipangkas adalah daun yang sudah tua dan terserang penyakit, dimulai dari yang paling bawah.
  • Penanggulangan Hama dan Penyakit. Anda bisa melakukannya dengan menyemprotkan insektisida untuk menghilangkan hama. Untuk penyakit, Anda bisa melakukan penyemprotan fungisida atau bakterisida yang sesuai.

5. Panen Buncis

Buncis sudah siap dipanen ketika usia mereka 50-50 hari sejak benih buncis ditanam. Berikut ini adalah beberapa ciri tanaman buncis yang sudah siap dipanen:

  • Ukuran buah sudah maksimal
  • Tekstur buah terasa padat
  • Warna buncis berbeda jika dibandingkan buncis yang masih muda
  • Tumbuh bunga.

Nah, jika buncis yang Anda tanam sudah memiliki ciri-ciri seperti di atas tadi, maka buncis tersebut sudah siap dipanen.

budidaya buncis
gardening-abc.com

Adapun langkah-langkah atau cara memanen buncis yang benar adalah sebagai berikut:

  • Potong buncis yang sudah menggantung dengan gunting atau pisau
  • Pastikan bunga buncis tidak jatuh
  • Kumpulkan buncis yang telah dipanen di keranjang atau tas
  • Masukkan buncis yang telah ditanam ke kulkas atau tempat yang tidak lembab dan tidak terkena sinar matahari.

Demikianlah panduan cara menanam buncis yang baik dan benar beserta cara merawat tanaman buncis supaya berbuah lebat.

Baca Juga: Cara Menanam Bawang Putih

Jika Anda ingin mulai menanam buncis namun masih bingung, Anda bisa mengikuti langkah-langkah dan tips yang ada di atas tadi.

Setelah menunggu 50-60 hari, Anda bisa memanen buncis yang sudah Anda tanam dan menikmati hasilnya. Buncis ini bisa digunakan sebagai bahan utama membuat masakan untuk lauk, atau Anda juga bisa menjualnya.

Leave a Comment