Panduan Budidaya Melon

panen budidaya melon

Selain jeruk, anggur ataupun mangga, melon adalah salah satu komoditas buah yang paling banyak dicari oleh masyarakat. Rasa melon yang manis dan juga segar membuatnya banyak digemari. Terlebih, melon bisa dibudidayakan dengan mudah tanpa memerlukan teknik khusus.

Ya, budidaya melon bisa menjadi hal yang menyenangkan untuk dilakukan, terutama untuk Anda yang ingin mencoba berbisnis buah yang satu ini.

Nah, budidaya buah melon bisa dilakukan dengan sistem lanjaran yang cenderung mudah dan memiliki cukup banyak keuntungan.

Sistem budidaya ini akan membuat buah melon nantinya berada dalam posisi menggantung sehingga akan cenderung mudah dipanen.

Selain itu, dengan sistem ini, maka buah melon akan tumbuh dengan bentuk bulat sempurna.

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas mengenai cara untuk budidaya buah melon dengan mudah, terutama untuk pemula. Penasaran bagaimana cara budidaya buah melon ini? Simak beberapa ulasan di bawah ini.

Persiapan Lahan Tanam

budidaya melon

Hal pertama yang harus dilakukan untuk memulai budidaya buah melon adalah mempersiapkan lahan tanam.

Baca Juga: Budidaya Kopi

Poin ini sangat penting dan krusial karena akan berpengaruh pada bagaimana buah melon nantinya akan tumbuh. Tentu, melon akan tumbuh maksimal dengan kondisi lahan yang baik.

Selain itu, perlu diketahui bahwa melon sendiri cenderung bisa tumbuh di lokasi yang terletak di dataran tinggi dan memiliki unsur hara serta pH tanah yang seimbang.

Nah, dalam hal ini, untuk mempersiapkan lahan, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan sebelumnya.

Beberapa hal terkait persiapan lahan budidaya buah melon tersebut adalah sebagai berikut:

  • Pertama, lakukan penggemburan tanah dan juga pembuatan lubang pupuk. Lahan untuk budidaya buah melon harus dicangkul secara merata. Jika sudah, buat bedengan dalam bentuk alur dan berikan pupuk pada bedengan tersebut. Jarak bedengan adalah sekitar 1 meter
  • Jika bedengan sudah selesai, pemberian pupuk harus dilakukan lagi untuk memastikan tanah lahan memiliki unsur hara yang cukup tinggi. Pemberian pupuk bisa dilakukan dengan mencampur pupuk organik dan pupuk buatan
  • Bedengan yang sudah dibentuk dan sudah diberikan pupuk kemudian ditutupi dengan plastik mulsa. Plastik ini berfungsi untuk melindungi tanah dari sinar matahari secara langsung dan gangguan lainnya.

Nah, beberapa hal di atas adalah pengolahan mendasar tanah untuk persiapan budidaya buah melon. Tentu, Anda harus melakukan pengolahan ini dengan serius guna mendapatkan hasil yang maksimal.

Persiapan Bibit Melon

Langkah budidaya melon selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan bibit melon. Tentu, bibit yang Anda pilih akan berpengaruh pada hasil panen yang akan Anda dapatkan.

Baca Juga: Budidaya Seledri

Oleh karena itu, memilih bibit yang berkualitas adalah hal yang begitu penting.

budidaya buah melon

Selain itu, terkait persiapan bibit, ada beberapa hal yang cukup krusial untuk Anda lakukan, seperti:

  • Beli bibit melon hibrida unggulan yang banyak tersedia di pasaran
  • Rendam benih yang sudah dibeli dengan air yang dicampur ZPT dan fungisida minimal 4 jam dan maksimal sekitar 12 jam
  • Setelah direndam, buntal benih dengan kain basah untuk membuatnya berkecambah sekitar 2 hari
  • Jika sudah, siapkan media pembibitan dengan mengayak tanah dan memasukkannya dalam pot
  • Pindahkan bibit yang sudah berkecambah ke dalam pot tadi dan taburi dengan tanah tipis. Diamkan selama 2 hari agar batang bisa beradaptasi, kemudian pindahkan ke tempat yang cenderung panas
  • Sirami bibit tersebut secara teratur pada pagi, siang dan sore.

Proses di atas memerlukan waktu sekitar 7 hari. Setelah waktu tersebut, maka bibit melon sudah siap ditanam pada lahan yang sudah disediakan.

Penanaman Bibit Melon

Setelah pembibitan berlangsung, maka langkah budidaya melon selanjutnya adalah memindahkan bibit ke lahan yang sudah disiapkan sebelumnya.

Untuk pemindahan bibit tersebut, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, seperti:

  • Buat lubang tanam pada permukaan plastik mulsa dengan ukuran 15 cm dan jarak sekitar 40 cm antar lubang
  • Tuang larutan pestisida pada luang tersebut
  • Siram bibit pada pot atau media pembibitan hingga basah seluruh permukaannya
  • Tanam bibit melon secara serempak di pagi hari dan hentikan setelah jam 10 pagi dan dilanjutkan jam 2 siang hingga sore hari
  • Segera siram bibit melon yang sudah ditanam
  • Tanam ajir atau penahan sesegera mungkin setelah proses tanam dan pastikan ajir tersebut tidak melukai bibit melon yang baru ditanam
  • Lakukan pemupukan susulan pada tanaman melon tersebut untuk memberikan nutrisi tambahan yang akan membuat melon tumbuh maksimal.

Perawatan Tanaman Melon

Setelah proses tanam selesai, maka proses selanjutnya adalah perawatan tanaman melon. Perawatan ini bertujuan untuk menyeleksi mana tanaman melon yang sehat dan mati.

Jika ada pohon melon yang mati, maka segera buang karena akan mengganggu tanaman lainnya.

Nah, perawatan bisa dimulai dengan melakukan penyiraman secara teratur. Selain itu, lakukan pemupukan ulang pada lahan tanaman melon secara teratur sekitar 2 pekan.

Juga, lakukan pembersihan hama yang tumbuh di sekitar tanaman secara teratur.

Panen Buah Melon

petani buah melon

Jika pertumbuhan melon maksimal dan tidak ada kendala, maka panen bisa dilakukan setelah tanaman berusia sekitar 70 hari, tergantung dari varietas melon yang digunakan.

Ciri melon yang sudah siap panen adalah melon berwarna kekuningan dan harum.

Untuk memanen melon, Anda hanya tinggal memetik melon yang sudah matang tersebut dan menyimpannya.

Sebagai tambahan, jangan menyimpan melon di bawah terik matahari karena akan layu.

Nah, demikian beberapa ulasan tentang budidaya melon yang bisa dilakukan dengan mudah. Penasaran dengan budidaya tersebut? Silakan mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *