Budidaya Ikan Cupang

budidaya ikan cupang

Memiliki bisnis mandiri merupakan salah satu keinginan setiap orang. Pasalnya bisnis sekecil apapun namun Anda tetap menjadi bos. Terdapat banyak sekali bisnis yang bisa Anda jalankan salah satunya adalah budidaya ikan cupang.

Selain menyenangkan, membudidayakan hewan air yang satu ini sangat menguntungkan. Tak heran jika banyak sekali orang yang ingin melakukannya. Namun, dalam melakukan hal ini diperlukan kesabaran dan ketelitian.

Jika Anda sudah memiliki niat di dalam hati, segala hal yang akan dilakukan akan terasa lebih mudah.

Sangat menarik bukan bisnis yang satu ini? Nah, bagi Anda yang penasaran dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini, yuk simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Cara Mudah Budidaya Ikan Cupang

ikan cupang bertarung

Budidaya ikan merupakan salah satu usaha yang mudah dilakukan. Pasalnya dalam melakukan pembudidayaan ini Anda tidak perlu memerlukan banyak biaya.

Nah, bagi Anda yang ingin menjalankan usaha ikan cupang, berikut beberapa cara membudidayakannya:

1. Memilih Indukan

Dalam memilih indukan usahakan Anda memilihnya yang berasal dari keturunan unggul. Indukan cupang yang berasal dari keturunan unggul memiliki ciri diantaranya seperti:

  • Badan sehat dan bugar
  • Bebas dari penyakit
  • Tidak memiliki cacat pada anggota tubuh.

Jika Indukan sudah terpilih, letakkan pada sebuah wadah dan pisahkan antara cupang jantan dan betina.

Ciri-ciri cupang jantan adalah memiliki gerakan yang lebih lincah, ukuran tubuh lebih besar, warnanya lebih cerah dan ekornya lebar dan ngembang.

cara ternak ikan cupang

Sedangkan cupang betina memiliki gerakan yang lebih lambat dari jantan, ekor dan siripnya lebih pendek, warna lebih gelap dan ukuran tubuh lebih kecil.

Setelah mengetahui ciri-ciri cupang jantan dan betina kini Anda bisa lebih mudah untuk memisahkannya.

2. Persiapan Wadah

Tahap selanjutnya yang harus dilakukan dalam proses budidaya ikan cupang adalah mempersiapkan wadah. Nah, ukuran wadah minimal yang bisa Anda gunakan untuk ikan cupang ini yakni berukuran 30x30cm.

Jangan lupa masukkan tumbuhan seperti tumbuhan kupu-kupu pada wadah. Jika tidak ada tumbuhan ini, maka Anda bisa menggantinya dengan tumbuhan eceng gondok.

Hal ini bertujuan agar ikan cupang merasa sedang berada di habitatnya.

Jika tumbuhan dan wadah sudah siap maka masukkan air yang sudah diendapkan sebelumnya setinggi 10-15cm.

Biarkan selama dua hari, setelah itu wadah dan air bisa langsung digunakan.

3. Pemijahan Ikan Cupang

Dalam proses pemijahan ini, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memasukkan cupang jantan pada akuarium.

Jika sudah terlihat gelembung-gelembung dalam akuarium, lalu masukkan cupang betinanya.

jenis ikan cupang

Biasanya waktu pemijahan ini berlangsung sekitar pukul 7-10 pagi atau pada pukul 4-6 sore. Tutup aquarium menggunakan koran atau kertas dan hindarkan dari suara bising.

Anda juga bisa meletakan aquarium di tempat yang redup dan sunyi.

4. Pemisahan Cupang Jantan dan Betina

Apabila proses pemijahan selesai, pisahkan cupang betina dari akuarium dan biarkan cupang jantan tetap di dalam.

Pasalnya, jika cupang betina tidak dipisahkan maka telur atau calon anakan cupang tersebut nantinya akan dimakan oleh cupang betina.

Oleh karena itu, cupang jantan yang bertugas untuk menjaga dan merawat telur. Biasanya cupang jantan akan mengambil telur yang sudah dibuahi menggunakan mulutnya.

Kemudian, memasukkan ke dalam gelembung yang sudah dibuat sebelumnya.

5. Penetasan Telur

Nah, dalam kurun waktu satu hari telur-telur cupang akan menetas menjadi burayak. Selama 3 hari para burayak ini tidak perlu dikasih makan karena masih memiliki cadangan makanan dari telur.

Dalam waktu 3 hari pula, cupang jantan akan berpuasa saat menjaga burayak. Setelah 3 hari, berikan pakan berupa kutu air, namun jangan terlalu banyak karena akan membuat air menjadi lebih keruh.

Setelah berumur 2 minggu sejak telur menetas, pindahkan burayak ke dalam tempat yang lebih luas. Berilah pakan yang ukurannya lebih besar seperti larva nyamuk dan lain-lain.

Jika cupang kecil tersebut sudah berumur 1,5 bulan pisahkan antara cupang jantan dan betina pada wadah yang berbeda. Serta jangan lupa untuk diberi pakan yang bergizi dan sehat.

6. Pakan Cupang dan Perawatan Cupang

Langkah terakhir dari budidaya ikan cupang adalah memberi pakan dan merawatnya. Saat memberi pakan untuk cupang, pastikan Anda memberi pakan berupa larva, kutu air dan berbagai pakan alami lainnya sesering mungkin.

Ya, Anda bisa memberinya setiap 3-4 kali dalam sehari. Akan lebih baik lagi jika Anda memberi pakan secara sedikit-sedikit dan sering daripada sekali dalam jumlah banyak.

Pasalnya, pakan dalam jumlah banyak akan menyebabkan resiko penumpukan sisa pakan lebih besar.

Hal ini akan menjadi salah satu sumber penyakit bagi cupang. Selain memberi pakan, Anda juga harus selalu menjaga kualitas air.

Berilah filter pembersih dalam akuarium agar pertumbuhan cupang bisa semakin baik. Jangan tempatkan beberapa cupang jantan dalam satu wadah, karena cupang tersebut akan menyerang satu sama lain.

Gantilah air secara berkala dan selalu cek apakah terjadi penumpukan kotoran pada akuarium atau tidak. Jika terdapat penumpukan kotoran maka bersihkan agar cupang selalu sehat.

Jenis-Jenis Ikan Cupang

macam macam ikan cupang

Cupang merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki bentuk menarik, gerakan yang lincah serta warna yang indah. Tentunya ikan yang satu ini juga memiliki beragam jenis yang populer lho, diantaranya yakni sebagai berikut:

  • Cupang Plakat
  • Cupang Giant
  • Cupang Double Tail
  • Cupang Fancy.

Nah, seperti itulah ulasan lengkap mengenai budidaya ikan cupang yang baik dan benar. Kini Anda tidak perlu ragu lagi dalam melakukannya. Selain mudah, budidaya ikan ini juga tidak ribet dan tidak memerlukan banyak biaya lho.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *