Budidaya Alpukat Aligator

Budidaya Alpukat Aligator

Alpukat merupakan tanaman yang kaya akan manfaat. Selain buahnya yang dapat dikonsumsi, daun alpukat dapat diolah menjadi campuran ramuan herbal alami.

Terlebih dengan munculnya sejumlah fast food dan jajanan lezat dengan bahan baku alpukat, popularitas buah ini tentu semakin meningkat. Salah satu varietas yang digemari ialah alpukat aligator.

Berbeda dengan jenis alpukat pada umumnya, budidaya alpukat aligator sebenarnya tidak sulit.

Dengan buah yang berukuran besar dan mempunyai rasa pulen seperti mentega, ternyata alpukat aligator bisa Anda budidayakan sendiri di rumah. Bahkan dalam sistem tabulampot.

5 Cara budidaya alpukat jenis aligator

cara menanam alpukat aligator

1. Syarat Tumbuh

Dilansir dari berbagai sumber, alpukat jenis ini berasal dari Meksiko. Memasuki tahun 2000an, alpukat aligator semakin gencar di kembangkan, termasuk di Indonesia.

Dengan kebutuhan komoditas alpukat yang semakin tinggi, tak ayal jika peminat aligator pun bertambah dari waktu ke waktu.

Permintaan aligator tidak hanya untuk kebutuhan rumahan, namun juga industri dan resto yang ada di seluruh kota di indonesia.

Tips sukses budidaya alpukat pertama ialah dengan mengenali lingkungan tempat alpukat tumbuh. Alpukat aligator dapat tumbuh di cuaca dingin hingga minus 7 derajat celcius.

Adapun suhu optimal bagi alpukat untuk tumbuh ada pada suhu 12,8-28,3 derajat celcius. Selain itu, perkembangan alpukat ini akan mencapai tahap ideal jika ditanam pada ketinggian 300-2.000 mdpl.

Sama seperti alpukat serupa, aligator membutuhkan cukup pengairan dengan kebutuhan tempat bercurah hujan 750-1000 mm.

Meskipun begitu, alpukat ini tetap bisa Anda kembangbiakan di daerah kering, dengan kedalaman tanah tidak lebih dari 2 m. Budidaya alpukat aligator rumahan juga memerlukan penyerbukan, yang dibantu oleh angin secara alami.

2. Bibit

Pastikan Anda bisa menentukan bibit terbaik. Mengapa demikian? Banyaknya keinginan budidaya secara mandiri terkadang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menipu. Maka dari itu, pastikan Anda sudah mengetahui ciri-ciri bibit alpukat yang baik.

Anda membutuhkan ketelitian yang ekstra. Terlebih jika bibit yang Anda beli berasal dari biji, bukan dari sistem stek dan percampuran.

Jika pihak penjual memanfaatkan biji, boleh jadi jenis alpukat yang dihasilkan tidak sama dengan buah hasil induk sebelumnya.

Bibit yang diperoleh dari sambung pucuk menjanjikan buah yang lebih bagus. Bahkan dapat lebih baik dari induknya.

Jika alternatif yang Anda pilih adalah menanam di dalam pot, cara menanam alpukat tersebut wajib Anda pertimbangkan.

Sementara itu, periksalah dengan jeli bahwa bibit yang Anda beli berada dalam kondisi terjamin. Ciri tersebut ditunjukkan dengan adanya batang yang lurus, kokoh, berdaun rimbun, dan tidak ada hama.

3. Tanam di Pekarangan

Budidaya alpukat tidak selalu dijadikan sebagai pajangan. Anda juga bisa meletakkannya di pekarangan rumah. Perawatannya hampir sama dengan alpukat yang Anda tanam langsung pada pot. Adapun media yang perlu Anda siapkan ialah sebagai berikut:

  1. Tanah
  2. Pupuk kandang kering
  3. Komposisi seimbang tanah sekam

Teknik ini harus diimbangi dengan penyiraman rutin 1 kali sehari. Jika Anda menanam alpukat pada saat musim panas, pemberian air dapat ditambah secukupnya.

Kemudian, berilah pupuk organik nasa 2 bulan sekali. Pangkas tanaman agar proses pertumbuhan maksimal.

4. Tanam di Pot

Rekomendasi tips menanam alpukat ini bisa diterapkan untuk pekarangan rumah yang sempit. Teknik tanam dalam pot mampu mempercantik rumah Anda. Selain itu, Anda bisa lebih produktif dengan kegiatan bercocok tanam dari rumah.

Berikut tata cara menanam alpukat aligator dalam pot:

  1. Sediakan pot dengan diameter antara 60-80 cm
  2. Campurkan media tanam dengan tanah humus atau kompos
  3. Lakukan penyiraman sebanyak 2 kali per hari, yaitu pada pagi hari dan sore hari
  4. Berilah pupuk NPK atau pupuk organik khusus. Anda bisa membelinya di toko pertanian
  5. Buanglah daun yang sudah tua dan batangnya. Jaga ketinggian alpukat ini hanya pada 500-1000 cm saja.
  6. Tahap Panen

Keberhasilan budidaya alpukat dapat dilihat dari sistem panen. Ya, faktor penentu ini sudah bisa Anda saksikan bahkan kurang dari 1 tahun.

Kondisi tersebut akan tercapai jika diimbangi dengan pemberian vitamin yang menyuburkan dan merangsang terjadinya pembuahan.

Jika yang Anda beli adalah bibit sambung pucuk atau okulasi, Anda sudah bisa menikmati buahnya hanya dalam waktu 3-5 bulan. Sebentar sekali bukan? Jangan lupa untuk melakukan pemilihan agar buah yang Anda peroleh besar.

Semakin banyak buah yang dipertahankan akan berpengaruh pada ukuran buah alpukat aligator. Jagalah pertumbuhan buah dengan baik untuk menghindari adanya memar.

Itulah 5 tahap budidaya alpukat aligator dengan mudah. Selamat mencoba, semoga berhasil. Lakukan dengan rajin dan teliti agar buah yang Anda panen sesuai keinginan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *