Agensia Hayati Corrin Nasa

Tanaman yang diserang oleh suatu penyakit memang cukup merepotkan. Bahkan, hal tersebut bisa menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi para petani jika tidak ditangani dengan baik.

Mengobati penyakit pada tanaman dengan menggunakan agensia hayati merupakan salah satu langkah terbaik.

Nah, salah satu jenis agensia hayati adalah corynebacterium adalah salah satu agensia hayati yang memiliki manfaat baik untuk mengobati penyakit pada suatu tanaman.

Bahkan, agensia hayati corrin tersebut dapat menyembuhkan penyakit pada tanaman secara alami sehingga dianggap lebih aman.

Agensia hayati ini memiliki sifat antagonis yang mana bisa menghasilkan antibiotic serta siderofor. Keduanya berguna sebagai pesaing/kompetitor unsur hara dan menghambat perkembangan bakteri pathogen pada suatu tanaman.

Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari agensia hayati tersebut. Hal inilah yang sangat membantu para petani untuk membasmi penyakit pada tanaman dengan cara yang lebih mudah dan aman.

Tentu saja, hal tersebut tidak jauh dari campur tangan Tim Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan, Jatisari, Karawang.

Corynebacterium dikembangkan oleh para tim peneliti pada tahun 1996. Sebelum ditemukannya agensia hayati satu ini, banyak tanaman yang rusak dan mati akibat diserang oleh suatu penyakit.

Kebanyakan pengendali tanaman yang ada berakibat buruk pada lingkungan sekitar. Akhirnya, para tim berupaya untuk mengembangkan pengendali tanaman yang ramah lingkungan tersebut.

Corynebacterium tersebut dikembangkan dengan cara mengeksplorasi tanaman sehat yang berada di antara tanaman sakit. Manfaat dari agensia hayati corrin ini tidak bisa diremehkan.

Apa sajakah itu? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Manfaat Agensia Hayati Corrin

Manfaat Agensia Hayati Corrin

  1. Membantu untuk mencegah serta mengobati penyakit Akar Gada (Plasmodiophora Brassicae) yang biasa ditemukan pada sayuran kubis
  2. Mencegah dan mengobati penyakit layu (Fusarium) yang biasa ditemukan pada tanaman cabai dan tomat
  3. Membantu mencegah serta mengobati penyakit Hawar Daun Bakteri (Kresek 0, Bacterial Red Stripe (BRS), Bakteri Daun Bergaris, Blas serta  Cercospora yang ada di tanaman padi.

Itu dia manfaat yang bisa Anda dapatkan dari agensia hayati corrin satu ini. Tentu saja, dengan adanya manfaat tersebut, Anda bisa mengatasi berbagai masalah yang biasanya ditemukan pada tanaman dan bisa menanganinya dengan mudah tanpa harus merusak lingkungan.

Untuk bisa mendapatkan berbagai macam manfaat yang dimilikinya itu, Anda juga harus bisa mengaplikasikan corynebacterium dengan benar. Bagaimanakah caranya? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Cara Mengaplikasi Agensia Hayati Corrin Nasa

  1. Pertama, perendaman benih dengan menggunakan dosis 5-10 cc/liter air, benih tersebut direndam selama kurang lebih 15 menit
  2. Aplikasikan pada tanaman yang berumur 14, 28, 40, 60 serta 70 hari setelah tanaman tersebut ditanam
  3. Untuk penyemprotan, usahakan dilakukan pada sore hari mulai jam 4 sore. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi pada bakteri
  4. Ingat! Jangan dicampur dengan menggunakan bahan/pestisida kimia lainnya saat Anda melakukan penyemprotan.

Cara mengaplikasi agensia hayati corrin sebenarnya menjadi hal yang mudah untuk Anda lakukan sendiri.

Nah, dengan meniru cara pengaplikasian seperti di atas, akan membantu tanaman untuk bisa tumbuh lebih baik dan terhindar dari berbagai penyakit.

Produk Terkait:

Untuk bisa mendapatkan manfaat yang lebih, Anda juga bisa memperbanyak agensia hayati satu ini. Apa saja langkah yang bisa Anda lakukan? Mari simak penjelasannya berikut.

Cara Memperbanyak Agensia Hayati Corrin

Alat yang digunakan:

  • Baskom
  • Talenan
  • Pisau
  • Penyaring (bisa gunakan penyaring santan)
  • Kompor
  • Panci
  • Glasswol 1 bungkus
  • 6 buah penghubung selang (selang L aquarium)
  • 3 meter selang aquarium
  • 1 buah aerator aquarium
  • 3 buah botol air mineral bekas
  • 1 buah jerigen

Bahan yang digunakan:

  • 1 tabung/1 liter starter corynebacterium
  • 1 botol Kalium Permanganat (pk)
  • 19 liter air mineral
  • 225 gram gula pasir
  • 6 kg kentang.

Langkah pembuatan:

  1. Kupas kentang lalu cuci bersih dan potong menjadi dadu. Masukkan ke dalam baskom yang berisi air bersih
  2. Saring kentang, lalu rebus kentang selama 1-2 jam
  3. Nah, gunakan hasil air rebusan kentang (EKG) untuk media perbanyakan agensia hayati corrin. Tambahkan gula pasir ke dalamnya, lalu aduk
  4. Diamkan hingga dingin, kemudian tutup jangan terlalu rapat untuk menghindari kontaminasi
  5. Buat rangkaian inkubasi EKG dengan urutan aerator – botol berisi pk – botol berisi glaswoll – gallon EKG – botol kontrol berisi air biasa
  6. Apabila larutan EKG sudah dingin, masukkan larutan tersebut serta bibit corynebacterium. Proses inkubasi akan berjalan selama 3 minggu, usahakan supaya sirkulasi udara dari aerator tidak bocor.

Agensia hayati corrin nasa memiliki banyak manfaat untuk mengobati penyakit pada suatu tanaman. Cara pembuatannya pun cukup mudah. Selain itu, Anda juga bisa memperbanyak agensia hayati tersebut dengan menggunakan cara di atas.

Leave a Comment